Giliran Permukiman PSK di Jalan Kepanduan I Digusur

Giliran Permukiman PSK di Jalan Kepanduan I Digusur

Permukiman para PSK di Kepanduan I yang beroperasi di Kalijodo mulai digusur. (foto - ist)

Jakarta - Pemukiman kumuh yang berdiri di kolong tol di Kepanduan 1, Jakarta Utara mulai dibongkar. Bangunan semi permanen yang menjadi tempat tinggal para pekerja seks komersial (PSK), yang beroperasi Kalijodo itu mulai dirobohkan sekitar pukul 10.30 WIB.

Sedikitnya pemerintah mengerahkan lima beko untuk merobohkan bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan tripleks tersebut. Penertiban dipantau langsung Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi. Sejumlah aparat mulai dari Satpol PP, TNI dan Kepolisian ikut mengawasi jalannya penggusuran.

Menurut Rustam Effendi, pihaknya tidak menargetkan waktu penyelesaian penggusuran. Ia hanya memerintahkan penertiban itu dilakukan secepatnya. "Satu minggu mudah-mudahan bisa selesai," kata Rustam di lokasi, Kepanduan 1 Pejagalan, Jakarta Utara, Rabu (2/3/2016).

Sejauh ini, tidak ada perlawanan dari warga yang bermukim di sana. Mereka hanya sibuk mengemasi barang-barang miliknya yang dinilai penting dan masih bisa digunakan.
 
Para penghuni kolong Tol Sedyatmo itu, kata Rustam diperkirakan berjumlah 50 Kepala Keluarga (KK) dengan berbagai profesi. Antara lain, pekerja seks komersial, sopir truk, pemulung dan lainnya. Warga yang tinggal di sana diyakini penghuni ilegal yang tidak memiliki KTP DKI.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggusur bangunan liar yang berdiri di kolong tol di Jalan Kepanduan I hingga kolong Tol Sedyatmo, RW 17, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Pemkot Jakarta Utara telah melayangkan surat edaran kepada warga untuk membongkar bangunannya sendiri. (Jr.)**

 

.

Categories:Daerah,
Tags:,