Lima PSK Online Digerebek di Apartemen di Bandung

Lima PSK Online Digerebek di Apartemen di Bandung

Lima PSK dan dua orang mucikari digerebek di salah satu apartemen Jalan soekarno-Hatta Kota di Bandung. (foto - ilustrasi)

Bandung - Polrestabes Bandung menggerebek kamar di salah satu apartemen "P" di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Cisaranten, Kecamatan Arcamanik Kota Bandung yang disinyalir tempat praktik prostitusi. Dalam penggerebekan itu berhasil diamankan dua mucikari, lima PSK dan tiga pria hidung belang.

Menurut Kapolsek Arcamanik Kompol Asep Saepudin, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain kondom, pakaian dalam perempuan, dan bingkai berisi foto PSK. Ada 11 dus kondom, dua bra, dua celana dalam dan delapan bingkai foto PSK," kata Kompol Asep di Mapolsek Arcamanik, Jalan Cisaranten Kulon, Rabu (2/3/2016).

Petugas juga menyita 12 unit telepon genggam berbagai merek, tujuh dompet, enam tas, tisu, dua buku tabungan, dan uang Rp 1,7 juta. Apartemen yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung itu digerebek personel Unitreskrim Polsek Arcamanik pada Selasa sekitar pukul 17.00 WIB. "Seluruh barang bukti ditemukan di dua kamar berbeda di lantai sepuluh apartemen," kata Asep.

Seperti diketahui, dua mucikari memasarkan "anak asuhnya" melalui akun media sosial. Dalam akun itu dipajang foto-foto PSK yang bisa di-booking. Tarif PSK antara Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol membenarkan tentang penggerebekan di apartemen tersebut. Mucikari tersebut ditangkap di dua kamar berbeda yang ada di lantai 10 apartemen. Dalam praktiknya kedua mucikari itu menggunakan satu aplikasi media sosial untuk menjalankan bisnisnya.

Cara kedua mucikari ini, jejaring sosial yang mereka gunakan dioperasikan dengan akun samaran. Kemudian mereka memamerkan foto-foto perempuan berpakaian seksi atau berpakaian minim. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,