Di Bogor Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

Di Bogor Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

Harga cabe merah keriting yang sebelumnya masih berkisar Rp16.000 sampai Rp20.000 kini melonjak tajam menjadi Rp43.000 per kg. (Foto: Net)

Bogor - Harga kebutuhan pokok di Kota Bogor Jawa Barat sejak sepekan terakhir berangsur-angsur merangkak naik, kenaikan cukup tinggi terjadi pada komoditas cabe, telur dan beras.

Harga cabe merah keriting yang sebelumnya masih berkisar Rp16.000 sampai Rp20.000 kini melonjak tajam menjadi Rp43.000 per kg. Begitu juga dengan cabe rawit yang sebelumnya Rp18.000 kini menjadi Rp40.000 per kg, dan cabe rawit merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp43.000 per kg.

"Sudah sepekan ini harga cabe naik, tidak tau juga apa penyebabnya, katanya sih pasokan berkurang karena gagal panen," kata Riko salah satu pedagang Cabe di Pasar Merdeka di Bogor, Jumat (7/11/2014).

Selain harga cabe, harga bawang putih juga naik sebesar Rp1.000, biasanya seperampat dibeli Rp4.000 kini menjadi Rp6.000 per 1/4.

Kenaikan juga terjadi pada harga telur ayam broiler dari Rp18.000 kini menjadi Rp20.000 per kilo, situasi ini sudah terjadi juga selama sepekan terakhir.

Kenaikan harga cukup tinggi dan dirasa oleh pedagang warteg adalah harga beras untuk jenis IR 64 yang tadinya dijual Rp6.500 kini menjadi Rp9.000 per kg.

Pedagang warteg di Jalan Menteng, Titin (25) mengeluhkan kenaikan harga yang membuatnya harus merogoh kocek lebih dalam.

Ia mengatakan, biasanya untuk membeli cabe, bawang dan tomat untuk membuat sambal hanya perlu Rp25.000 dengan berat 1/4, kini ia harus menambahkan modal menjadi Rp45.000 untuk mendapatkan 1/4 bumbu sambal komplit.

"Ya beratlah, boro-boro dapat untung malah tipis. Saya terpaksa menaikkan harga nasi bungkus yang biasanya Rp8.000 sekarang saya naikkan jadi Rp9.000 per bungkus," ujar Titin dengan wajah lelah.(Ode)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:jabar,