Perkawinan Warga Iran Lebih Untungkan Kaum Pria

Perkawinan Warga Iran Lebih Untungkan Kaum Pria

para wanita Iran. (foto - ilustrasi)

Teheran - Iran sebuah negara yang cukup unik, khususnya menyangkut kehidupan warganya yang bisa digali lebih dalam. Negeri para mullah yang merupakan bekas musuh Irak di masa lalu tersebut, kini menjelma menjadi negara yang paling ditakuti dunia Barat, karena mampu mengembangkan teknologi persenjataan nuklirnya.
 
Namun di balik soal militernya, di Iran ternyata banyak hal unik di seputar kehidupan warganya. Ya, salah satunya urusan mencari jodoh. Konon, di Iran mencari jodoh merupakan perkara yang sangat gampang. Tak perlu ribet, jika kedua insan sudah saling suka dan cocok, maka ijab kabul pun bisa langsung di depan penghulu.
 
Lepas dari itu, ternyata banyak pula aturan tentang perkawinan yang cenderung sangat membahagiakan dan menguntungkan bagi kaum pria. Kabarnya, bagi kaum pria Iran gampang menemukan gadis perawan. Barangkali hal itulah yang menjadi salah satu daya pikat negeri Iran.
 
Seperti dikutip dari laman boombastis.com, di Iran mencari gadis masih perawan menjadi perkara yang sangat mudah untuk dilakukan. Berbeda dengan negara Barat misalnya, mencari wanita perawan di zaman kini bisa dikatakan hampir mustahil ditemukan. Konon di Iran, mencari gadis perawan untuk dinikahi sama mudahnya, seperti mengambil air dengan gayung di sebuah bak berisi air.
 
Selain itu, bagi pria yang kekurangan modal unhtuk nikah pun bisa dibantu oleh negara. Dari kacamata agama, menikah sebenarnya sederhana. Hanya butuh mahar, saksi dan ijab kabul maka pernikahan sudah sah dilakukan. Sama halnya seperti di Indonesia, suatu pernikahan di Iran juga membutuhkan banyak persiapan. Bahkan, berbagai tradisi perkawinan setempat bisa membuat segalanya jadi nikah berat diongkos.
 
Namun bedanya, jika warga Iran ingin menikah tetapi kurang modal, maka negara akan membantu memberikan bantuan modal atau dengan cara menyelenggarakan nikah massal. Perlu diketahui juga, pemerintah Iran sangat mendukung perkawinan, utamanya bagi mereka kaum muda.
 
Negara pun akan membekali pengetahuan tentang pernikahan. Menggunakan alat kontrasepsi adalah teknik kontrol kehamilan yang diterapkan di Iran. Hampir semua pasangan yang akan menikah di Iran, tahu betul soal perkara yang satu ini. Pasalnya, mereka terlebih dahulu akan diberikan les khusus mengenai poin-poin dasar pernikahan, sebelum mengantongi surat nikah.
 
Ada juga sistem kawin kontrak atau di sana biasa disebut Sigheh. Ini merupakan suatu perkawinan yang dibatasi oleh waktu. Artinya, sebelum menikah seseorang akan menyodorkan semacam kontrak, yang isinya perjanjian waktu aktif menikah. Semua itu tentunya sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Bisa satu tahun, dua tahun atau seterusnya. Tak heran jika pria di Iran bisa menikah berkali-kali, hanya dalam beberapa waktu.
 
Hal yang cukup mencolok, yakni poligami dilegalkan. Kaum pria di Iran dibebaskan untuk menikah lebih dari satu kali, alias berpoligami. Di negara berpenduduk mayoritas muslim syi'ah, berpoligami adalah suatu perbuatan yang halal. Bahkan, tak jarang di sana ada pria yang memiliki tiga hingga empat istri sekaligus.
 
Sementara itu, syarat untuk melakukan poligami tersebut kabarnya tidak rumit. Cukup atas dasar suka sama suka, meski terhadap anak gadis belasan tahun pun perbuatan itu sama sekali tidak dilarang. (Jr.)**
.

Categories:Unik,
Tags:,