Konflik Antar-Menteri Makin Gaduh Bukti Presiden Lemah

Konflik Antar-Menteri Makin Gaduh Bukti Presiden Lemah

Suasana rapat di Istana Bogor antara Presiden dan Menteri Kabinet Kerja. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Perseteruan antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli, dinilai telah mencederai kepemimpinan kepala negara. Oleh karena itu, Presiden Jokowi didesak untuk bisa bersikap tegas, dalam mengatasi perseteruan itu.

"Seharusnya kebijakan dikasih tahu oleh presiden, nanti anggota DPR yang mengkritisi. Di negara demokratis terjadi seperti itu, sama saja dengan mereka mempertontonkan kelemahan presiden. Dengan demikian, presiden harus bisa bersikap tegas," kata Anggota Komisi VII DPR-RI Ramson Siagian.

Ia mengatakan, presiden jelas harus melakukan reshuffle. Jika kedua menteri tersebut terus menerus membikin kegaduhan. "Kalau menterinya masih ngotot masih banyak anak-anak bangsa yang punya kapasitas memimpin kementerian. Jadi jangan dibiarkan berpolemik," katanya.

DPR, lanjut Ramso, berencana mengundang kedua menteri tersebut untuk memaparkan konsep masing-masing, terkait rencana pengembangan Blok Masela. "Kami mungkin akan mengundang menteri ESDM dan Rizal Ramli untuk memaparkan konsep mereka," katanya.

"Mengenai offshore atau onshore itu memang ada argumentasi teknis sama ekonomis. Tinggal kebijakannya nantgi, keputusan politik apa yang dilakukan oleh presiden. Itu yang harus disikapi secara tegas." (Jr.)**

.

Categories:Politik,
Tags:,