Enam Wisatawan 'Ditelan' Gelombang Pantai Parangtritis

Enam Wisatawan 'Ditelan' Gelombang Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul DI Yogyakarta. (foto - ist)

Bantul - Parangtritis, pantai yang berada di wilayah paling timur Kabupaten Bantul DI Yogyakarta kembali menelan korban. Sedikitnya enam orang wisatawan dari Jawa Tengah "ditelan" gelombang pasang dan terseret ke tengah laut.

Beruntung lima wisatawan tersebut berhasil diselamatkan. Namun, satu orang bernama Joko Susilo (25), warga Butuh, Tembaran, Temanggung, Jawa Tengah dinyatakan hilang dan kini masih dalam proses pencarian.

Berdasarkan informasi, kecelakaan laut itu terjadi, Rabu sore sekitar pukul 15.45 WIB. Ketika itu, Joko Susilo bersama delapan rekannya asyik mandi di pinggir laut. Mereka sempat ke pinggir karena diingatkan personel Tim SAR Pantai Parangtritis.

Mereka diingatkan karena mandi lokasinya berada di dekat palung. Namun tak lama kemudian, enam di antaranya tetap nekat mandi. "Dalam hitungan detik mereka langsung diterjang gelombang," kata Komandan Tim SAR Pantai Parangtritis, Ali Joko Sutanto, Rabu (9/3/2016).

Padahal, ombak laut di Pantai Parangtritis saat ini sebetulnya dalam kondisi normal dan tidak terlalu tinggi. Masalahnya, keenam wisatawan itu mandi di dekat palung. Tepatnya, palung tak jauh dari posko tim SAR. Ada tiga palung di sepanjang Pantai Parangtritis, selain papan peringatan bahaya, di sekitar palung juga terdapat gardu tim SAR.

Diperkirakan, tubuh korban masih berada di sekitar lokasi tenggelam, atau berada di sekitgar palung. Oleh karena itu, tim SAR menebar jaring eret di sekitar lokasi, dengan harapan dapat segera ditemukan. Tim SAR pun tetap berencana menyisir di sepanjang pantai, jika penebaran jaring eret tidak membuahkan hasil.

Dikabarkan, dalam dua pekan terakhir ini 12 wisatawan tenggelam di Pantai Parangtritis.Jumat 26 Februari 2016 lalu, enam santri Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem Pendowoharjo, Sewon tenggelam. Enam berhasil diselamatkan.

Sementara itu, tiga santri ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Enam wisatawan asal Temanggung itu juga mandi di dekat palung, tepatnya palung di sebelah barat.(Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,