Jalur Dieng-Wonosobo Longsor Lalin Diberlakukan Buka Tutup

Jalur Dieng-Wonosobo Longsor Lalin Diberlakukan Buka Tutup

Longsor yang terjadi di jalur Dieng-Wonosobo hingga arus lalu lintas diberlakukan setengah badan jalan. (foto - ist)

Wonosobo - Arus lalu lintas di jalur Wonosobo menuju kawasan objek wisata Dieng terhambat, sehingga pihak kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup. Terhambatnya arus lalu lintas itu karena bahu jalan di atas gardu pandang, Desa Tieng, Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, longsor.

Menurut petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Marno seperti dilansir Antara, Rabu (9/3/2016), longsor terjadi pada Selasa kemarin malam. Longsor terjadi setelah kawasan tersebut dilanda hujan yang cukup lebat.

Fondasi jalan sepanjang sekitar 20 meter amblas dan menimpa lahan pertanian di bawahnya. Meski longsor tersebut jauh dari permukiman warga, pihak BPBD bersama kepolisian setempat berusaha menyampaikan imbauan agar masyarakat mewaspadai potensi longsor di seputar kawasan Desa Tieng.

"Untuk pengamanan para pengguna jalan, polisi memasang garis pengaman di tepi jalan. Untuk sementara kami memberlakukan sistem buka tutup arus kendaraan dari dan menuju Dieng," katanya.

Menurut Camat Kejajar Supriyadi, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Seperti Polsek Kejajar dan BPBD. Ia mengimbau masyarakat di sekitar lokasi longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wonosobo Agus Purnomo berharap, kejadian longsor di jalur menuju Dieng tidak mengganggu arus para wisatawan. "Longsor terfsebutg terjadi bertepatan dengan hari libur dan kemungkinan besar kawasan Dieng tengah banyak pengunjung," katanya.

Ia mengatakan, pengamanan jalur Dieng memang menjadi prioritas, karena potensi kerawanannya dinilai cukup tinggi. Apalagi hujan deras masih sering mengguyur kawasan tersebut. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,