Surat 'Gelap' Tunda Sidang Praperadilan Saipul Jamil

Surat 'Gelap' Tunda Sidang Praperadilan Saipul Jamil

Sidang Praperadilan Saipul Jamil ditunda hingga Jumat besok. (foto - ist)

Jakarta Tersangka kasus pencabulan remaja DS, Saipul Jamil menjalani sidang gugatan praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Majelis Hakim tunggal Ifa Sudewi, mengawali sidang dengan mempertanyakan surat permohonan pencabutan perkara yang diterima oleh PN Jakarta Utara.

Menurut Hakim Ifa, surat itu diterima PN Jakarta Utara, Selasa 8 Maret 2016. Isi surat itu menyebutkan tersangka Saipul Jamil tidak jadi melawan polisi dengan menggugat soal keabsahan penangkapan, penetapan tersangka, dan penahanan.

"Ini perkara bagaimana? Apakah benar ini tidak jadi dimajukan atau dicabut? Sebab PN Jakarta Utara juga sudah menerima soal pencabutan perkara. Ini apa benar dicabut?" tanya Ifa Sudewi dalam sidang sambil menunjukkan surat permohonan pencabutan perkara di PN Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (10/3/2016).

"Tidak ada majelis. Gelap itu. Tidak jadi surat pembatalan. Kami terus maju siap bersidang," kata salah satu kuasa hukum Saipul Jamil, Sahrullah menjawab pertanyaan majelis.

Mendengar jawaban pemohon, majelis hakim pun mengambil kesimpulan tetap menyidangkan gugatan praperadilan"Jadi surat itu dianggap dibatalkan ya," kata hakim.

Agenda sidang pun dilanjutkan dengan mendengarkan jawaban atau tanggapan termohon, dalam hal ini Polsek Kelapa Gading. Namun pihak Polsek lewat  kuasa hukumnya memandang tidak perlu menanggapi gugatan yang diajukan. Sidang kembali dilanjutkan Jumat 11 Maret.

Seusai sidang, Hasrullah menegaskan, pihaknya tidak tahu sama sekali terkait surat pencabutan gugatan. "Saya enggak tau kenapa ada surat itu," katanya. Saipul Jamil resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur dan didasarkan hasil visum, keterangan DS, serta pemeriksaan dirinya pada 18 Februari 2016 bulan lalu. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,