Israel Janji Tak Izinkan Kaum Yahudi Berdoa di Masjid Al-Aqsa

Israel Janji Tak Izinkan Kaum Yahudi Berdoa di Masjid Al-Aqsa

Israel Janji Tak Izinkan Kaum Yahudi Berdoa di Masjid Al-Aqsa

Jerusalem  - Israel  berjanji tidak akan mengizinkan kaum Yahudi berdoa di kompleks Masjid Al-Aqsa , Kamis (6/11/2014) sementara sejumlah warga Yahudi yang berhaluan keras berusaha memasuki lokasi itu.

Setelah bentrokan di beberapa permukiman warga Palestina di Jerusalem Timur, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dengan Raja Abdullah II dari Jordania lewat telepon dan berjanji bahwa Israel tidak akan mengubah status quo.

Jaminan itu diucapkan 24 jam setelah konfrontasi di kompleks Masjid Al Aqsa, ketika polisi Israel bentrok dengan warga Palestina yang melemparkan batu untuk mencegah kunjungan kelompok garis keras Yahudi --yang menyebabkan Jordania memanggil pulang duta besarnya dari Israel.

"Saya hari ini berbicara dengan Raja Abdullah dari Jordania dan kami sepakat bahwa kami akan melakukan segala usaha untuk menenteramkan situasi," kata Netanyahu.

"Saya menjelaskan kepadanya bahwa kami tetap mempertahankan status quo Temple Mount (Al Haram Asy-Syarif) dan ini termasuk peran tradisional Jordania di sana," katanya. 

Ia menggunakan nama Israel untuk kompleks itu, yang menurut kaum Yahudi merupakan tempat pertama serta kedua kuil Yahudi, yang dihancuran Romawi tahun 70 Masehi.

Berdasarkan status quo sekarang, kaum Yahudi diizinkan mengunjungi kompleks itu tetapi tidak untuk berdoa karena khawatir akan menimbulkan konflik di salah satu dari tempat-tempat suci Timur Tengah itu.

.

Categories:Internasional,