Polisi Gagalkan Pernikahan Sesama Jenis di Wonosobo

Polisi Gagalkan Pernikahan Sesama Jenis di Wonosobo

Polisi gagalkan pernikahan sesama jenis di Wonosobo Jawa Tengah. (foto - ilustrasi)

Wonosobo - Rencana pernikahan sejenis antara Andi Budi Sutrisno alias Andini, warga Desa Teges Wetan, Kepil dan Didik Suseno, warga Pituruh, Kabupaten Purworejo, digagalkan Kepolisian  Sektor Kepil, Polres Wonosobo, Jawa Tengah.
 
Menurut Kapolsek Kepil, AKP Surakhman, pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang rencana pernikahan sesama jenis, yang jelas melanggar hukum dan meresahkan masyarakat sekitar, sehingga pihaknya meminta pernikahan itu dibatalkan. "Ke depan diharapkan tidak terjadi lagi kejadian seperti ini. Kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa saling peduli dan mengingatkan satu sama lain, ketika ada kegiatan yang bertentangan dengan hukum," katanya.
 
Ia mengatakan, lewat laporan warga Desa Teges Wetan Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu lalu aparat Polsek Kepil berhasil menggagalkan rencana pernikahan sesama jenis itu dengan cara persuasif dan kekeluargaan. Dibantu Kepala Desa Teges Wetan, Hendri Puryanto dan beberapa tokoh masyarakat serta tokoh agama, akhirnya kedua calon mempelai berikut orangtua masing-masing menyadari, dan mengurungkan niat untuk melangsungkan pernikahan.
 
Andi Budi Sutrisno alias Andini (27) yang diasumsikan sebagai pengantin perempuan telah berpakaian pengantin putri. Bahkan, orangtuanya sudah mengumumkan pernikahan anaknya kepada jemaah pengajian sejak tiga hari sebelumnya.
 
Sementara pihak keluarga Andini sudah memberitahukan akan menerima rombongan pengantin laki-laki yang bernama Didik Suseno dari Pituruh, Kabupaten Purworejo. Andini dan keluarga sudah membagi-bagikan nasi kenduri kepada warga sekitar sebagai wujud syukur pernikahannya.
 
Di lain pihak, keluarga calon mempelai laki-laki sudah meminta surat numpang nikah dari KUA Kecamatan Pituruh, serta telah mengurus berkas pernikahan di KUA Kecamatan Kepil. Namun, karena mengetahui calon mempelai perempuannya ternyata berjenis kelamin laki-laki, permohonan itu pun ditolak. Surat penolakan dari KUA Kepil juga sudah disampaikan kepada pihak keluarga Suroso, orangtua Andini.
 
Namun pihak keluarga tetap bersikeras melanjutkan rencana pernikahan. Hal itu diketahui warga sehingga menolak dan melaporkannya ke Polsek Kepil. Saat itu, Kanit Reskrim Aiptu Harsono anggota Polsek Kepil mendatangi rumah keluarga Suroso, di Dukuh Mejing RT 4 RW 2 Desa Teges Wetan. (Jr.)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,