Ditantangani Perjanjian Konsesi Kereta Cepat Jakarta - Bandung

Ditantangani Perjanjian Konsesi Kereta Cepat Jakarta - Bandung

Ditantangani Perjanjian Konsesi Kereta Cepat Jakarta - Bandung. (foto - ist)

Jakarta - Perjanjian konsesi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ditandatangani Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hermanto Dwiatmoko, dengan Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan yang menyaksikan penandatanganan perjanjian konsesi itu mengatakan, setelah penandatanganan ini pihak KCIC agar bisa lebih proaktif mengajukan dokumen, yang berhubungan dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Selamat kepada PT KCIC, konsesi pengusahaan proyek perkeretaapian sudah ditetapkan sesuai yang dibacakan. Pekan ini juga izin usaha dan pembangunan dapat diberikan," kata Jonan di kantor Kemenhub, Rabu (16/3/2016).

Jonan oun kembali menyatakan, pemberian izin konsesi kereta cepat merupakan pemberian izin tercepat yang pernah diberikan. "Ini pertama kali memberikan konsesi kepada perusahaan patungan asing dan Indonesia. Dulu waktu saya dinas di KAI, itu KA bandara Soetta dan pembangunan jalur ganda di Sumsel, itu prosesnya hingga 6 bulan," katanya.

Menurutnya, konsesi ditetapkan selama lima tahun sejak 31 Mei 2019 dan tidak dapat diperpanjang kecuali dalam keadaan force major. "Konsesi ini diberikan 50 tahun, karena operasi bisa 40 tahun lebih, untuk balik modal, Jadi kita kasih spare waktu, sejak ditetapkan 31 Mei 2019," tegas Jonan.

Sementara itu, Direktur Utama PT KCIC Hanggoro Budi Wiryawan menyambut baik kesepakatan yang telah dirumuskan dalam Perjanjian Konsesi Kereta Cepat antara Kementerian Perhubungan dan KCIC. "Meski prosesnya panjang, kita sudah bersepakat," kata Hanggoro. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,