Badan Amal PBB pun Tangguhkan Peran & Posisi Sharapova

Badan Amal PBB pun Tangguhkan Peran & Posisi Sharapova

Maria Sharapova

Jenewa - Merebaknya kasus doping yang menimpa petenis cantik asal Rusia Maria Sharapova, memutuskan UNDP untuk mencopot peran dan posisi wanita 28 tahun tersebut. Sharapova diketahui sebagai Goodwill Ambassador bagi UNDP, Badan PBB untuk program pembangunan dunia sejak 2007.
 
Dilansir ABC News, baru-baru ini, Maria Sharapova tersangkut kasus doping karena ditemukan zat meldonium dalam darahnya. Petenis bertinggi badan 188 sentimeter tersebut mengaku dirinya mengonsumsi meldonium, untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya beberapa tahun terakhir ini.
 
"Mengingat pengumuman yang dibuat Sharapova baru-baru ini, pekan lalu kami memutuskan untuk menangguhkan perannya sebagai Goodwill Ambassador. Termasuk segala aktivitas yang telah direncanakan, di mana Sharapova terlibat selama investigasi berlangsung,” demikian pernyataan UNDP.
 
Pemilik merek Sugarpova itu bekerja sama dengan UNDP untuk mendanai program beasiswa, untuk orang-orang yang terdampak bocornya reaktor nuklir Chernobyl di Belarusia. "Kami bersyukur atas dukungan Maria Sharapova untuk tugas kami, terutama untuk program pemulihan bencana Chernobyl,” tegas UNDP.
 
Namun demikian, meski tersangkut pada kasus seperti itu karisma Sharapova diyakini tidak akan luntur. Hal itu disampaikan oleh pengamat olahraga sekaligus penulis di The Guardian, Richard Williams. Menurutnya, secara teknis Sharapova tidak melakukan hal yang salah, karena obat-obatan yang ia konsumsi baru dinyatakan sebagai zat terlarang beberapa bulan belakangan.
 
"Ia bukan Lance Armstrong atau Marion Jones. Ia secara teknis tidak melakukan hal yang ilegal hingga beberapa bulan terakhir. Tidak akan ada orang yang akan menghapus namanya dari papan kehormatan. Namanya di buku rekor juga takkan ada yang mengusik,” kata Williams.
 
"Pernyataannya itu membuat keraguan muncul, tetapi hal itu memastikan di mana pun dia berada auranya akan tetap berpendar. Hal itu seperti layaknya lapisan tipis polusi di udara yang tersebar di langit,” kilahnya.
 
Sejauh ini, Sharapova saat ini berada di posisi tujuh peringkat dunia WTA. Ia sudah memenangkan semua gelaran Grand Slam. Terakhir kali ia berjaya di Grand Slam yakni pada 2014 saat menjadi juara Prancis Terbuka. (Jr.)**
.

Categories:Olahraga,
Tags:,