Ganti Rugi 614 KK Waduk Jatigede Masih Menggantung

Ganti Rugi 614 KK Waduk Jatigede Masih Menggantung

Ketinggian air di Waduk Jatigede Kabupateen Sumdang sekarang ini sudah mencapai sekitar 40 persen. (foto - ist)

Sumedang - Masalah pembebasan lahan dan ganti rugi bagi sebagian warga yang terdampak Waduk Jatigede, Jawa Barat hingga sekarang ini masih menggantung. Dari keseluruhan 10.924 kepala keluarga (KK) yang berhak mendapatkan ganti rugi lahan, masih menyisakan sebanyak 614 KK yang belum terealisasi.
 
"Masalah itu akan kita selesaikan pada tahun ini juga, karena memang ada masalah sengketa antara ahli waris dan berbagai masalah yang lainnya," kata Presiden Jokowi saat mengadakan peninjauan perdananya ke lokasi Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang, Kamis (17/3/2016).
 
Menurut Presiden, pembebasan lahan dan ganti rugi untuk pembangunan Waduk Jatigede tersebut 100 persen ditanggung oleh pemerintah pusat. Hal itu diselesaikan dengan beberapa pendekatan yang baik. Artinya, di semua waduk yakni yang dibangun 13 waduk pada tahun lalu dan delapan waduk tahun ini, tidak ada masalah karena berbagai pendekatan yang dilakukan.
 
Pembangunan Waduk Jatigede yang direncanakan selama puluhan tahun lalu, akhirnya dapat dirampungkan pengerjaannya pada akhir tahun 2016. Waduk diharapkan dapat beroperasi secara maksimal pada Januari 2017. "Ketinggin air sekarang ini sudah 40 persen, kita harapkan nanti pada Januari 2017 sudah maksimal sesuai yang kita inginkan," katanya.
 
Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi mengatakan, masalah terbesar dalam pembangunan bendungan tersebut, yakni persoalan pembebasan lahan yang tamapkanya berlarut-larut. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:,