Salah Abdelsalam, Gembong Teror Paris Diciduk di Brussels

 Salah Abdelsalam, Gembong Teror Paris Diciduk di Brussels

Serangan di Paris yang menewaskan 132 orang dan melukai 352 orang. Tersangka utama serangan itu Salah Abdelsalam ditangkap di Brussels. (foto - ist)

Brussels - Salah Abdelsalam, tersangka utama aksi teror Paris menjadi satu dari dua terangka yang ditangkap polisi dalam penggerebekan di Brussels, Jumat waktu setempat. Lembaga penyiaran Belgia melaporkan, pria berusia 26 tahun tersebut terluka dalam penggerebekan yang berujung pada penangkapan.
 
Dilansir CNN, Sabtu (19/3/2016) sebelumnya, penyelidik kantor kejaksaan Belgia menemukan sidik jari dan DNA milik Salah di apartemen yang diserbu polisi pada Selasa lalu. Dalam penggerebekan itu satu orang warga Aljazair tewas, setelah terlibat baku tembak dengan polisi.
 
Pria bernama Mohamed Belkaid itu diyakini membantu Salah, untuk bepergian sebelum peristiwa teror 13 November 2015 itu. Ia juga menyalurkan uang kepada sepupu dari Abdelhamid Abaaoud, pemimpin kelompok pelaku teror tersebut.
 
Disebutkan, Salah diduga kuat menggunakan apartemen tersebut sebagai tempat persembunyian, setelah peristiwa teror Paris yang menewaskan 130 orang. Hingga Jumat malam, kantor Kejaksaan Federal Belgia menyatakan masih melakukan penyelidikan terkait penangkapan tersebut.
 
"Tidak mungkin untuk memberikan informasi lebih lanjut untuk saat ini, agar tidak merugikan investigasi,” demikian pernyataan dari kantor kejaksaan. Penyelidik Belgia juga menyatakan kekecewaannya terhadap media Prancis, yang mereka anggap membocorkan bukti yang menunjukkan Salah berada di apartemen di Brussels yang digerebek.
 
Seperti diketahui, Salah Abdelsalam merupakan tersangka utama aksi teror Paris yang menewaskan 130 orang pada 13 November 2015 lalu. Beberapa jam setelah serangan tersebut, Salah melarikan diri kembali ke Brussels, dan sejak saat itu menjadi buronan pihak berwenang. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,