Korban Jatuhnya Helikopter TNI AD Seluruhnya Teridentifikasi

Korban Jatuhnya Helikopter TNI AD Seluruhnya Teridentifikasi

Korban Jatuhnya Helikopter TNI AD Seluruhnya Teridentifikasi. (foto - ist)

Jakarta - Seluruh jenazah korban jatuhnya helikopter milik TNI AD di Desa Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu sore, telah teridentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Tengah. Proses identifikasi ini berlangsung di RSU Bhayangkara Palu.

Seluruh jenazah tiba di RSU Bhayangkara Palu, Senin (21/3/2016), sekitar pukul 04.45 Wita dini hari, setelah dievakuasi dari Poso menggunakan ambulans. Ke-13 korban terdiri atas penumpang dan awak ini langsung disambut tim DVI yang sudah bersiaga sejak Minggu malam.

Sementara kondisi jenazah dilaporkan dalam keadaan rusak akibat luka bakar yang cukup parah, sehingga dibutuhkan identifikasi untuk mengenal jenazah itu. Seluruh jenazah disemayamkan di aula Korem 132 Tadulako sebelum diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing.

Di halaman Markas Korem 132/Tadulako sudah dinaikkan bendera merah putih setengah tiang, atas musibah yang mengakibatkan Komandan Korem 132/Tadulako Kol. Inf. Saiful Anwar. Saiful gugur bersama 12 prajurit lainnya dalam insiden jatuhnya helikopter TNI AD di Poso.

Para korban yang terdapat dalam heli itu rencananya akan melaksanakan tugas operasi bantuan kepada Polri di Poso Pesisir Selatan. Satu-satunya operasi Polri di Poso yakni Operasi Tinumbala untuk menuntaskan Kelompok Teroris Santoso.

Sempat diduga, helikopter jatuh akibat tembakan dari Kelompok Santoso. Namun, Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman tidak ingin menduga-duga. "Jangan menduga-duga. Saya tidak bisa mengira-ngira jaraknya (dari daratan ke helikopter) berapa. Itu nanti akan investigasi. 10 menit akan mendarat itu masih tinggi," kata Tatang. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,