21 Orang Tewas Jalan Layang di Kolkata India Runtuh

21 Orang Tewas Jalan Layang di Kolkata India Runtuh

Sebuah jalan layang yang masih dalam tahap pembangunan di Kota Kolkata, India tiba-tiba runtuh. (foto - Associated Press)

Kolkata - Sebuah jalan layang yang tengah dalam tahap pembangunan di Kota Kolkata, India runtuh, Kamis waktu setempat. Akibat kejadian itu, sedikitnya 21 orang dinyatakan tewas dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

Jalan layang yang runtuh itu pula menimpa kendaraan dan toko-toko yang tengah berada di bawahnya. Dikabarkan, selain menewaskan 21 orang tewas dan melukai puluhan lainnya, ratusan orang dikabarkan masih terjebak di dalam puing-puing reruntuhan.

Warga sekitar menggunakan tangan mereka untuk membantu menyelamatkan orang-orang, yang terjebak di bawah beton sepanjang 100 meter yang runtuh di distrik perdagangan di dekat Girish Park. "Beton telah dituang tadi malam di bagian jembatan ini,” kata salah seorang saksi mata Ramesh Kejriwal. "Saya beruntung tadinya berencana untuk turun dan membeli jus. Seketika itu saya melihat jembatan runtuh,” lanjutnya.

Seperti dilansir Reuters, rekaman video yang disiarkan di televisi memperlihatkan pemandangan, jalan dan sekumpulan orang tiba-tiba dihancurkan oleh beton yang runtuh. Mobil-mobil yang terjebak kemacetan di sekitar lokasi juga nyaris tertimpa potongan jalan layang tersebut.

"Kami telah menyelesaikan hampir 70 persen pekerjaan jalan layang tanpa ada kecelakaan kerja. Kami harus mengecek hingga detail untuk mengetahui, apakah jalan layang itu runtuh karena hal teknis ataupun kualitas bahan," kata pejabat perusahaan konstruksi IVRCL, KP Rao, seperti dilaporkan Belfast Telegraph, Jumat (1/4/2016).

Menghukum pihak-pihak yang bertanggung jawab

Pejabat negara bagian West Bengal, Mamata Banerjee mengatakan, pemerintah akan memastikan menghukum pihak-pihak yang bertanggung jawab. Namun saat ini pihaknya lebih memprioritaskan penyelamatan para korban.

Disebutkan, pekerja bangunan telah beberapa kali melewati batas waktu yang ditentukan untuk menyelesaikan jalan layang itu. Untuk itu, tentara India dan tim SAR dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban reruntuhan yang terjebak di beberapa kendaraan di bawah jalan layang. Alat-alat berat pun turut diterjunkan ke lokasi kejadian.

Kepala tim SAR setempat, OP Singh mengatakan, operasi penyelamatan yang dilakukan sangat menantang. Tim SAR juga menggunakan anjing pelacak serta kamera khusus untuk mencari korban di antara reruntuhan. Sedikitnya 70 orang telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

Sementara itu, IVRCL perusahaan yang membangun jalan layang sepanjang dua kilometer itu menyatakan, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kejadian tersebut. "Kami tidak menggunakan material berkualitas rendah, dan kami akan bekerja sama dengan penyelidik," tutur Direktur Pelaksana IVRCL, AGK Murthy. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,