Dibongkar, Pemilik Warung 'Mesum' di Pantura Histeris

Dibongkar, Pemilik Warung 'Mesum' di Pantura Histeris

Sekitar 150 warung "mesum" (remang-remang) di jalur Pantura wilayah Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu, dibongkar petugas gabungan. (foto - ist)

Indramayu - Sedikitnya 150 warung "mesum" (remang-remang) di jalur Pantura wilayah Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu, dibongkar petugas gabungan, Sabtu (2/4/2016).  Para pemilik bangunan pun tidak menyiapkan diri, meski telah diperingatkan sejak jauh-jauh hari.

Saat pembongkaran, beberapa pemilik warung menghalang-halangi petugas, karena mereka menginginkan pembongkaran dilakukan secara swadaya. "Saya bukannya tidak mau digusur tapi ya kasih waktu-lah. Pemindahan barang-barang kan butuh biaya dan saya tidak punya uang untuk itu,” kata salah seorang warga pemilik warung.

Ia mengaku baru dua tahun menjalankan bisnis di sana dan sempat histeris saat kendaraan berat hendak merobohkan tempatnya. Karena menghalangi proses pembongkaran, ia pun terpaksa digiring petugas menjauhi warungnya yang tengah dibongkar.

Sementara itu, Kepala Penegakan perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Indramayu Sunardi menyatakan, pembongkaran ini difokuskan pada warung-remang-remang. Sedangkan bangunan liar yang berdiri di atas tanah negara akan ditertibkan secara bertahap.

"Dari 150 warung yang dibongkar, bangunan permanen ada sekitar 18 unit. Kalau bangunan liarnya di Desa Sukahaji saja lebih dari 200 unit," katanya. Pembongkaran melibatkan ratusan personel gabungan, antara lain Satpol PP, kepolisian, tentara serta lembaga swadaya masyarakat. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,