Surat Pemecatan DPP PKS atas Fahri Hamzah Marak di Medsos

Surat Pemecatan DPP PKS atas Fahri Hamzah Marak di Medsos

Surat pemecatan Fahri Hamzah dari Majelis Tahkim DPP PKS beredar di Media Sosial. (foto - ist)

Jakarta - Surat keputusan Majelis Tahkim DPP PKS tentang pemberhentian keanggotaan Fahri Hamzah beredar di media sosial, Minggu (3/4/2015). Surat itu menjelaskan hasil tata Beracara Penegakan Disiplin Beroganisasi PKS, dan sidang putusan Majelis Tahkim DPP PKS.

Surat itu tampaknya sengaja disebarluaskan ke media sosial, meski beberapa lembar lainnya dari surat putusan itu tidak ikut dipublikasikan. Pengunggah sengaja ingin menunjukkan inti dari surat putusan yang ditetapkan 11 Maret 2016 itu. Yakni, putusan pemberhentian Fahri Hamzah dari keanggotaan PKS.

Namun demikian, Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, tidak mengetahui keaslian surat putusan itu. "Saya tidak tahu keaslian surat yang beredar. Jadi saya tidak bisa mengomentari surat itu," kata Sohibul Iman, Minggu (3/4/2016).

Ia mengakui, bila Majelis Tahkim DPP PKS telah membuat keputusan mengenai Fahri Hamzah. Namun, keputusan itu belum disiarkan kepada publik. "Bahwa ada keputusan Mahkamah Partai (di PKS disebut Majelis Tahkim atau MT) terkait saudara Fahri Hamzah itu betul, tapi kami belum mempublikasikan keputusan itu," katanya.

Sejauh ini, pihaknya berpegang pada taat asas, yakni sebelum dipublikasi pihaknya harus menyampaikan dulu keputusan itu kepada yang bersangkutan. "Tak ada pihak lain yang berwenang menyampaikan keputusan Majelis Tahkim DPP PKS kecuali dirinya".

Ia pun mengakui telah menandatangai Surat Keputusan DPP tertanggal 1 April 2016 mengenai Fahri Hamzah. "Presiden PKS yang berwenang menyampaikan keputusan MT itu kepada Fahri Hamzah dalam bentuk SK DPP PKS. Saya sudah menandatangani SK DPP tersebut bertanggal 1 April 2016," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Politik,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait