Antisipasi Kebocoran UNBK Kemendikbud Libatkan 'Hacker'

Antisipasi Kebocoran UNBK Kemendikbud Libatkan 'Hacker'

Untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran UNBK Kemendikbud libatkan 'Hacker'. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melibatkan para peretas komputer (hacker), guna mengantisipasi kemungkinan terjadi kebocoran soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Adapun tugas dari para 'hacker' tersebut menjaga keamanan sistem UNBK. 

Menurut Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemendikbud Nizam, peretas komputer yang dilibatkan merupakan golongan peretas komputer putih. Mereka bersedia bekerjasama dalam merahasiakan dokumen negara, yakni soal-soal UNBK yang disimpan dalam sistem terenskripsi.

"Untuk mengawal server, kami bekerjasama dengan para 'hacker'. Dengan demikian insya Allah (server soal-red) aman dari upaya pembocoran," katanya di Jakarta, Minggu (3/4/2016).

Untuk ujian nasional baik berbasis kertas (UNBK) maupun berbasis kertas pensil (UNKP) untuk tingkat SMA/SMK sederajat, berlangsung mulai Senin (4/4/2016) hingga Rabu (6/4/2016). Sedangkan khusus untuk UNBK berlangsung hingga Kamis (7/4/2016), yang  juga bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Dikatakan, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud bertugas menggawangi server. Sebenarnya, dari evaluasi penyelenggaraan UNBK tahun 2015 lalu, tidak terdapat kasus kebocoran soal. Justru upaya kebocoran soal lebih rentan terjadi pada UNKP, yang masih mengandalkan kertas untuk soal ujian.

Untuk UNKP, untuk mengantisipasi kebocoran dilakukan, antara lain dengan pengawasan yang lebih ketat. Mulai dari tidak disediakannya naskah cadangan, pendistribusian yang melibatkan kepolisian hingga peran perguruan tinggi.

"Sekolah dan juga siswa kami imbau agar tidak terpancing melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Perlu diperhatikan, ujian nasional tidak menentukan kelulusan, tetapi integritas atau kejujuran dari siswa itu yang penting," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,