10 Kota dengan Kemacetan Lalu Lintas Terparah di Dunia

10 Kota dengan Kemacetan Lalu Lintas Terparah di Dunia

Padahal moda transportasi umum di Moskow cukup bervariasi. Kereta bawah tanah, atau dikenal dengan nama Metro. Namun kemacetan lalu lintas semakin parah. (foto - ist)

Bandung Kemacetan lalu lintas di kota-kota besar dunia tak terhindarkan lagi. Meski moda transportasi dewasa ini semakin beragam, kemacetan di jalan raya tampaknya semakin parah, sejalan dengan pesatnya produksi kendaraan.
 
 
Saat jam sibuk pulang-pergi kerja atau rush hour, kemacetan di Jakarta bisa dikatakan paling begitu parah. Namun, ternyata ada yang lebih parah ketimbang kemacetan yang terjadi di Indonesia. Seperti ditulis CNN Money, baru-baru ini, Bangkok misalnya menempati posisi pertama di dunia sebagai kota paling macet. 
 
10 kota termacet di dunia saat rush hour:
 
- Bangkok. Bangkok punya jalur kereta cepat dan jalur fery di kanal. Namun ternyata hal itu tidak dapat mengurai kemacetan arus lalu lintas di sana, terutama saat rush hour. Waktu tempuh naik dua kali lipat ketika pagi hari saat para komuter mulai bergerak.
 
"Ini sangat ekstrem," kata ahli lalu lintas TomTom, Nick Cohn. Kondisi tersebut bertambah buruk ketika jumlah kelas menengah di sana terus meningkat. "Masyarakat hanya mau mengendarai mobil karena menyangkut simbol status sosial."
 
- Istanbul. Kota ini punya jembatan yang menghubungkan benua Asia dan Eropa. Menurut survei TomTom, perjalanan yang seharusnya hanya 30 menit, molor menjadi dua kali lipatnya ketika jam pulang-pergi kerja atau rush hour.
 
Untuk mengatasi kemacetan, pemerintah di sana telah membangun terowongan kereta di dalam Selat Bosphorus dan memperpanjang jalur kereta cepat.
 
- Meksiko. Kota ini sudah lama terkenal memiliki kondisi kemacetan yang buruk dan masih berlangsung hingga sekarang. Masalahnya, banyak modal masuk ke kota itu hingga menambah pekerjaan, bisnis, dan orang. Pemerintahnya sudah membangun infrastruktur untuk mengatasi kemacetan, namun masyarakat masih enggan beralih ke transportasi umum.
 
- Moskow. Naik mobil di jalan tol dalam kota Moskow ketika jam pulang-pergi kantor benar-benar cocok untuk orang yang panjang sabar. Jalanan yang harusnya bisa dilalui dalam setengah jam menjadi 57 menit. Bahkan di luar jam tersebut jalanan pun kondisinya tidak jauh berbeda.
 
- Saint Petersburg. Kota ini penuh dengan museum dan gereja tua yang cantik sehingga disebut Paris of the East. Namun, kondisi jalannya tidaklah sama. Kemacetan memang turun empat persen tahun lalu, tapi tetap ketika jam sibuk lalu lintasnya sangat padat.
 
- Bukares. Kota di Romania itu seperti kejutan dalam daftar karena jarang sekali orang mengetahui situasi jalanan di sana ketika jam sibuk. Rata-rata kendaraan bermotor di ibukota negara tersebut mengalami keterlambatan sekitar 26 menit.
 
- Chongqing. Kota ini menjadi satu dari empat kota di Tiongkok yang masuk dalam daftar kota paling macet di dunia. Lokasinya berada di sebelah selatan. Masyarakat di sana harus menambah 191 jam tambahan di jalan setiap tahunnya untuk pulang-pergi kerja.
 
- Shenzhen. Pada era 1980an, Shenzhen merupakan kota pertama di Tiongkok yang didesain menjadi zona ekonomi khusus. Sekarang kota itu disebut sebagai Silicon Valley-nya Tiongkok. Namun pertumbuhan ekonomi yang tinggi memunculkan pula perkara besar di bidang transportasinya. Menurut survei TomTom, kemacetan tahun lalu naik tiga persen dibanding sebelumnya.
 
- Guangzhou. Lokasinya berada di utara Shenzhen. Masalah lalu lintasnya pun serupa. Pengendara mobil adalah raja di jalanan kota tersebut.
 
- Zhuhai. Kota di selatan Cina ini tidak jauh berbeda kondisi lalu lintasnya dengan Kota Zhenzhen dan Guangzhou. Untuk perjalanan 30 menit di saat jam sibuk, para komuter harus menambah lagi 25 menit durasi perjalanannya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,