Razia Pakaian Syariat Jaring Puluhan Pelajar dan ABG

Razia Pakaian Syariat Jaring Puluhan Pelajar dan ABG

Puluhan pelajar dan mahasiswa berpakaian ketat terjaring razia penerapan syariat Islam masyarakat Aceh. (foto - ist)

Banda Aceh - Razia pengawasan penetapan Qanun Nomor 11 tahun 2002 yang gencar dilakukan Satpol PP dan WH, berhasil menjaring puluhan pelajar dan mahasiswa yang berpakaian ketat. Razia tersebut dilakukan di kawasan Pango, Kecamatan Ulee Kareng,  Kota Banda Aceh, Jumat (8/4/2016).

Menurut Kasi Penegakan Pelanggaran Syariat Islam Satpol PP dan WH Aceh, Nasrul Maidi, razia tersebut digelar untuk menyosialisasikan penerapan syariat Islam pada masyarakat Aceh, terutama menyangkut penggunaan pakaian Islami.

Tak hanya para pelajar, sejumlah wanita dewasa yang mengenakan celana ketat pun turut terjaring. Beberapa wanita tampak menggunakan baju dan celana yang sangat ketat. Tidak hanya perempuan, petugas ikut membina laki-laki yang menggenakan celana pendek di atas lutut, terutama yang menggenakan celana olahraga.

Nasrul mengatakan puluhan orang yang terjaring langsung diberikan pembinaan oleh petugas di lapangan. Dalam razia itu petugas menjaring 22 laki-laki dan 57 perempuan. "Tolok ukur pakaian ketat adalah menutup aurat, longgar, tidak tipis dan terbuat dari bahan yang suci," katanya.

Selain mendapat pembinaan, para pelanggar pun dicatat namanya untuk pendataan. Tidak ada sanksi tambahan bagi mereka. Namun, jika selanjutnya para pelanggar yang sudah dibina kembali melakukan hal yang sama, maka akan diberi sanksi yang lebih berat. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,