Razia Pakaian Syariat di Banda Aceh Dituding Tebang Pilih

Razia Pakaian Syariat di Banda Aceh Dituding Tebang Pilih

Razia Pakaian Syariat Islam di Banda Aceh Dituding Tebang Pilih. (foto - BBC)

Banda Aceh - Razia yang digelar Polisi Syariat Islam (WH) mengenai pakaian warga dituding tebang pilih. Mereka cenderung hanya menindak atau memberhentikan para pengendara sepeda motor, sedangkan pengendara mobil tak ditindak.

"Kami nantinya akan bekerja sama dengan pemerintah dan polisi, terkait penggunaan kaca film pada kendaraan roda empat," kata Kepal Seksi Penegakan Pelanggaran Syariat Islam, Nasrul Maidi, seusai razia busana muslim, Jumat (8/4/2016).

Puluhan remaja yang menggunakan pakaian ketat berhasil terjaring dalam razia yang digelar di kawasan Pango, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Polisi WH pun hanya memberhentikan para pelanggar yang mengendarai kendaraan bermotor, sedangkan pengemudi roda empat dibiarkan lewat oleh petugas.

Menurut Nasrul, dalam sejumlah razia tidak ada aturan khusus yang mengharuskan pengendara roda empat membuka kaca mobil. "Kita akan mendorong polisi agar membuat regulasi penggunaan kaca film pada mobil, tidak boleh lebih dari 60 persen," katanya.

Selama ini, razia pun hanya memberi pembinaan terhadap mereka yang terjerat dan mencatat nama mereka di buku induk. Jika orang yang sudah terdata di buku induk melakukan hal yang sama, lanjut Nasrul akan memberi efek jera. "Kami beri sanksi berupa penahanan," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,