Tiga Kali Alami Mati Suri Akhirnya Gadis Cantik Itu Selamat

Tiga Kali Alami Mati Suri Akhirnya Gadis Cantik Itu Selamat

Jessica Morgan Price

South Wales - Meski detak jantungnya telah berhenti tiga kali, gadis itu berhasil terselamatkan dari kematiannya. Seperti halnya yang dialami Jessica Morgan Price asal South Wales Inggris, yang sebelumnya menderita kanker leukemia agresif dan tengah menjalani kemoterapi.

Seperti dilansir Mirror, baru-baru ini dalam perkembangannya gadis berusia 21 tahun itu mengalami komplikasi sampai ia sakit parah dan jatuh koma. Jantungnya berhenti dua kali saat empat hari koma, sampai-sampai ia harus menggunakan mesin ventilator untuk dapat terus bernapas.

Menurut laporan Wales Online, dua pekan kemudian, jantungnya kembali berhenti berdetak selama satu menit. Saat itu, dokter sampai harus menyuntikkan adrenalin dan melakukan prosedur CPR. Ajaib, Jessica berhasil selamat dan setahun kemudian dia telah masuk pada tahap remisi.

Jessica pun kembali menceritakan kisahnya sampai bisa didiagnosa dengan kanker itu. Ia pergi ke dokter pertama kali pada 2013 setelah berminggu-minggu mengeluh merasa kelelahan. Namun setelah menjalani tes darah, ia terkejut setelah dikatakan menderita leukemia myleoid akut dan membutuhkan perawatan mendesak di Rymah Sakit University of Wales di Cardiff.

"Dokter bertanya, apakah saya tahu mengapa saat ini berada di rumah sakit. Saya bilang mungkin karena anemia, tapi mereka bilang saya menderita kanker. Selama berminggu-minggu saya memang sudah mengeluh kelelahan dan memiliki memar yang tidak dapat dijelaskan, juga nafsu makan berkurang," kisah gadis asal Porthcawl, South Wales itu.

Ketika menjalani pengobatan, ia mengalami berbagai komplikasi organ, sampai ia harus kehilangan detak jantung pertama karena kekurangan oksigen. Kejadian kedua terjadi karena ventilator tersumbat karena pembekuan darah. Setelah "mati suri" ketigakalinya, ia menjadi lebih kuat dan bangun dari koma dengan napasnya sendiri. Secara perlahan, ia pun bisa meningkatkan kembali kesehatannya. Fisioterapi turut membantunya meningkatkan kemampuan bergerak dan kesehatannya.

Gadis itu kini menetap dengan pasangannya, Jamie Perham (26), setelah sekitar satu tahun bersama-sama. "Dia sangat mendukung dan membantu saya melewati hari-hari down," tegas Jessica.

Bahkan, Jessica yang masih bertahan hidup bersama ibunya Rebecca Price telah menciptakan sebuah badan amal "Jessica Dream" untuk membantu orang lain yang mengidap leukemia. Belakangan badan amal itu telah menyalurkan dana senilai 7.000 poundsterling untuk para penderiya leukemia.

“Untuk menjadi lebih baik, saya mendorong diri saya ke titik di mana saya tidak mampu mendorong diri saya lagi. Dukungan dari follower dan teman online sangat membantu saya terus melanjutkan hidup saya," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,