Bupati Subang Bungkam Setelah Resmi Jadi Tahanan KPK

Bupati Subang Bungkam Setelah Resmi Jadi Tahanan KPK

Bupati Subang Ojang Sohandi bungkam setelah resmi jadi tahanan KPK. (foto - ist)

Jakarta - Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa 12/4/2016) Bupati Ojang Sohandi langsung ditahan. Ojang dinyatakan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap pengamanan perkara di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Ojang yang diringkus KPK sejak kemarin telah menyelesaikan pemeriksaan hingga sekitar pukul 16.16 WIB. Ia pun telah mengenakan rompi tahanan KPK yang berwarna oranye.

Namun demikian, ia enggan berkomentar banyak mengenai perkara yang menjeratnya. Ia hanya meminta maaf pada masyarakat Subang. "Saya mohon doanya kepada masyarakat Subang, dan juga saya mohon maaf," katanya.

Sementara itu, Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati membenarkan mengenai penahanan terhadap 3 orang tersangka terkait kasus tersebut. Yuyuk menyebut, Ojang akan ditahan di Polres Jakarta Timur. "Ditahan untuk 20 hari pertama," kata Yuyuk.

Dalam kasus itu, Ojang Sohandi bersama dengan Leni Marliani dan Jajang Abdul Kholik disangkakan telah memberikan uang suap kepada dua orang jaksa Kejaksaan Tinggi Jabar, yakni Deviyanti Rochaeni dan Fahri Nurmallo.

Uang suap diberikan terkait pengamanan penanganan perkara korupsi BPJS oleh Kajati Jabar yang menjerat Jajang, yang tak lain merupakan suami Leni. Diduga uang diberikan dengan tujuan agar tuntutan Jaksa terhadap Jajang dalam perkara itu diperingan.

Namun Ojang diduga menjadi pihak penyandang dana dari suap itu. Ojang diduga memberikan suap agar namanya tidak ikut terseret dalam kasus korupsi BPJS. KPK Telah menetapkan kelimanya sebagai tersangka. Leni ditahan di Rutan Pondok Bambu, sedangkan Devi ditahan di Rutan KPK.

Sementara dua tersangka lainnya, Jajang diketahui tengah menjalani penahanan Kejati Jabar, karena tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor. Sedangkan Jaksa Fahri hingga saat ini belum ditangkap KPK. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,