Terlibat Suap Jaksa Devianti dan Fahri pun Ditahan KPK

Terlibat Suap Jaksa Devianti dan Fahri pun Ditahan KPK

Tersangka Jaksa Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Devianti Rochaeni digandeng menuju ruang tahanan setelah menjalani pemeriksaan intensif. (foto - ist)

Jakarta - Jaksa Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Devianti Rochaeni resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia pun langsung dibawa ke ruang tahanan KPK, setelah menjalani pemeriksaan intensif di gedung KPK.

Devianti ditangkap Senin pagi kemarin di sekitar gedung Kejati Jabar, dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, dengan barang bukti uang berjumlah Rp 913 juta. Ia ditangkap diduga terjerat dalam kasus pemulusan, terkait pengamanan perkara korupsi dana BPJS di Kabupaten Subang. 

Sementara itu, Jaksa Fahri Nurmallo, tersangka lainnya dalam kasus dugaan suap pengamanan perkara di Kejaksaan Tinggi, akhirnya diboyong ke KPK. Fahri tiba di KPK dengan didampingi tim dari Jaksa Agung Muda Pengawasan, Selasa (12/4/2016).

Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati membenarkan saat dikonfirmasi mengenai informasi itu. "Ya, Fahri sudah berada di KPK," katanya. Fahri pun masih menjalani pemeriksaan penyidik KPK secara intensif. Meski tidak turut tertangkap tangan, KPK telah menemukan keterlibatan Fahri dalam kasus itu dan telah menetapkan sebagai tersangka.

Fahri diketahui merupakan ketua tim jaksa penuntut umum pada Kejati Jabar yang menangani kasus dugaan korupsi BPJS Subang tahun 2014. Dia bersama rekannya, Devianti Rochaeni diduga telah menerima suap terkait pengamanan kasus tersebut.

Suap tersebut diberikan dari Jajang Abdul Khoir yang merupakan terdakwa kasus BPJS, yang diberikan lewat istrinya bernama Lenih Marliani. Diduga uang diberikan dengan tujuan agar tuntutan Jaksa terhadap Jajang dalam perkara itu menjadi ringan.

Namun, Bupati Subang Ojang Sohandi diduga menjadi pihak penyandang dana dari suap tersebut. Ojang diduga memberikan suap agar namanya tidak ikut terseret dalam kasus korupsi BPJS itu. Kini, kelima orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,