Korban Mutilasi di Tangerang Ternyata Janda Dua Anak

Korban Mutilasi di Tangerang Ternyata Janda Dua Anak

Kapolresta Tangerang Kombes Irman Sugema menunjukkan foto korban mutilasi. (foto - ist)

Tangerang - Terungkap identitas ibu hamil yang dibunuh dengan cara dipotong-potong alias dimutilasi di rumah kontrakan di Kampung Telaga Asri, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Ia bernama Nur Astiyah (30), warga Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak Banten.

Meski kondisi mayat itu sudah sulit dikenali karena membusuk dan terpotong-potong, keluarga berhasil mengenali Nur dari salah satu baju yang ditemukan polisi di lokasi. "Berdasarkan keterangan keluarga korban, mereka mengetahui dari salah satu bajunya," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Irman Sugema, Senin (18/4/2016).

Guna ntuk menguatkan keterangan keluarga, polisi akan berkoordinasi dengan tim Forensik dan Disaster Victim Identification (DVI), untuk melakukan tes DNA dengan mencocokkan dengan DNA keluarga. "Kami sudah ambil sampel dari keluarga korban. Kita masih tunggu hasilnya," katanya. 

Mayat Nur ditemukan pada Rabu pagi, 13 April 2016, dalam kondisi terpotong terbungkus di dalam plastik sampah berwarna hitam. Temuan itu diawali kecurigaan warga atas bau menyengat yang tercium hingga keluar rumah kontrakan.

Kecurigaan warga terjawab, saat rumah kontrakan itu dibuka ditemukan potongan tubuh ibu yang tengah mengandung tujuh bulan itu di dekat kamar mandi. Ternyata bayi yang dikandung Nur pun terlahir dan ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kantong plastik yang sama.

Sementara itu, setelah dilakukan pendalaman ternyata Nur berstatus janda memiliki dua anak. "Korban sudah memiliki dua anak perempuan, dan sudah kami lakukan pemeriksaan DNA. Sedangkan anak yang ditemukan meninggal bersama korban merupakan anak ketiga," kata Irman.

Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa 18 saksi, termasuk istri terduga pelaku berinisial TA. "Istri terduga pelaku sudah kami mintai keterangan, dan TA tidak mengenal korban. Bahkan, TA tidak mengetahui hubungan antara suaminya dengan korban,” jelasnya.

Pihak Polresta Tangerang pun masih melakukan pengejaran terhadap pelaku mutilasi. "Polda Metro Jaya serta Polresta Tangerang dan Polsek Cikupa sudah menyebar gambar pelaku dan korban serta ciri-ciri pelaku. Bagi masyarakat yang melihat atau mengenal bisa melaporkan langsung ke Polsek atau Polres terdekat," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,