La Nyalla Matalitti Terancam Dideportasi di Singapura?

La Nyalla Matalitti Terancam Dideportasi di Singapura?

La Nyalla Matalitti.

Surabaya - Izin tinggal di Singapura atas La Nyalla Mattalitti, tersangka dugaan korupsi hibah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) itu akan habis, sehingga ia terancam dideportasi oleh pemerintah Singapura. Oleh karena itu,  Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Maruli Hutagalung meminta La Nyalla, segera kembali ke Indonesia.

Berdasarkan informasi, izin tinggal La Nyalla di Singapura berakhir pada 28 April 2016. "Oleh karena itu, pulanglah ke Indonesia, hadapi kasus ini. Kan masih praduga tak bersalah," kata Maruli di Surabaya, Rabu (20/4/2016).

Mantan Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung itu membenarkan, izin tinggal La Nyalla di Negeri Singa tinggal beberapa hari lagi. Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) itu bisa dipulangkan secara paksa. "Kalau surat cekal dan cabut paspor sudah dilakukan," katanya.

Ia pun ingin surat pemberitahuan resmi penetapan tersangka diserahkan langsung kepada La Nyalla, bukan kepada keluarga maupun pengacaranya. Alasan itulah surat pemberitahuan tersangka dan pemanggilan pemeriksaan tidak dikirimkan ke rumah dan kantor. "Saya ingin dia datang ke sini, suratnya saya serahkan langsung," katanya.

Karena belum ada surat pemberitahuan resmi, tim pendamping hukum La Nyalla tidak bisa berbuat langkah hukum apapun, atas penetapan tersangka yang baru. Sebab, surat resmi dari kejaksaan menjadi dasar bagi pengacara untuk memperoleh kuasa dari La Nyalla atau keluarganya.

"Sejauh ini kami belum dapat kuasa yang baru dari Pak La Nyalla," kata Sumarso, salah seorang pengacara La Nyalla. Selain itu, tim pengacara tidak bisa mendaftarkan praperadilan karena belum mengantongi surat resmi dari kejaksaan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,