Kejaksaan Segera Telusuri Aset Milik Samadikun Hartono

Kejaksaan Segera Telusuri Aset Milik Samadikun Hartono

Buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono akhirnya tiba di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Kamis malam. (foto - ist)

Jakarta - Buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono akhirnya tiba di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Kamis malam pukul 22.21 WIB. Samadikun dibawa dengan menggunakan mobil tahanan. Selain dikawal pihak keamanan, ia juga terlihat dikawal oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Arminsyah. Buronan kelas kakap itu langsung dibawa ke ruang Jaksa Agung Muda Pidana Khusus.
 
Ia langsung digiring ke ruang penyidikan Jampidsus guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, tentang kasus yang sedang dijalaninya. Namun, yang bersangkutan tidak mau berkomentar apapun. "Nanti dulu ya, kasih lewat dulu ya," kata Arminsyah.
 
Sebelumnya, Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, Samadikun Hartono, ditangkap tim gabungan. Samadikun telah jadi buron cukup lama, yaitu sejak tahun 2003. Namun, Samadikun baru tertangkap setelah 13 tahun.
 
Nama Samadikun Hartono masuk dalam daftar buron Kejaksaan Agung. Pria kelahiran 4 Februari 1948 itu tersangkut kasus penyimpangan BLBI saat menjadi Presiden Komisaris PT Bank Modern. Ia divonis empat tahun penjara karena penyalagunaaan dana BLBI sebesar Rp 169,4 miliar. Ia kabur sesaat setelah Mahkamah Agung (MA) memperkuat vonis itu.
 
Tim Kejaksaan Negeri Jakarta yang hendak menangkap Samadikun di Menteng, Jakarta Pusat hanya menemukan penjaga rumah. Samadikun sudah kabur entah ke mana. Sebelumnya, buronan kasus BLBl lainnya yakni Adrian Kiki juga diketahui telah ditangkap aparat dan dibawa ke lndonesia pada 22 Januari 2014. Mantan Direktur Utama Bank Surya itu juga termasuk salah satu buronan kasus BLBl.
 
Buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank lndonesia (BLBI), Samadikun Hartono segera dieksekusi oleh pihak Kejaksaan setelah ia dibawa ke lndonesia. Kejaksaan juga siap untuk menelusuri aset milik Samadikun, yang merupakan bagian dari eksekusi yang akan dilakukan Kejaksaan.
 
"Kita bisa tahu ke mana-mana hartanya kan ada aset tracing, kita kejar hartanya, akan kita kejar tentunya dari data-data yang tentunya kita cari. Kita harapkan yang bersangkutan kooperatif," kata Jaksa Agung, HM Prasetyo. Samadikun segera dieksekusi begitu tiba di lndonesia. Kejaksaan Agung akan melakukan verifikasi terhadap Samadikun, sebelum nantinya dibawa ke Lapas Salemba. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,