Pejabat Pemerintahan Perancis Gerebek Pabrik Peugeot

Pejabat Pemerintahan Perancis Gerebek Pabrik Peugeot

Pabrik Peugeot digerebek pejabat pemerintahan Perancis. (foto - ist)

Sochaux - Pabrikan otomotif dunia belakangan ini tampaknya telah menjadi sorotan dari pemerintahnya masing-masing. Setelah pemerintah Jepang mendatangi kantor Mitsubishi Motors Corporation (MMC), terkait skandal penipuan data konsumsi bahan bakar, kini giliran pabrikan mobil asal Sochaux Perancis, Peugeot yang mendapat kunjungan.

Seperti dilansir dari BBC, Jumat (22/4/2016) Peugeot memberi pernyataan bahwa tadi pagi kantor mereka didatangi beberapa orang dari pemerintah Perancis. Tujuan kedatangan para pejabat tersebut, untuk memeriksa dugaan adanya penipuan soal kadar emisi gas buang yang dihasilkan mobil-mobil Peugeot bermesin diesel.

Berdasarkan pernyataan Peugeot, perusahaan memberi kebebasan tim yang datang untuk melakukan pemeriksaan. Setelah selesai, tim tersebut diketahui menyegel beberapa ruangan yang ada di kantor Peugeot dan menyita beberapa benda, seperti dokumen dan komputer.

Sementara itu, Juru bicara Peugeot mengatakan, perusahaannya tidak pernah melakukan kecurangan. Mereka juga membebaskan petugas untuk memeriksa semua tempat, mulai dari kantor hingga pabrik. Sejauh ini, belum diketahui apakah tim yang datang menemukan adanya kecurangan dalam hal emisi gas buang kendaraan Peugeot.

Sekadar informasi, awal 2016 lalu pabrikan pesaing Peugeot, Renault juga didatangi beberapa pejabat pemerintah. Tujuan kedatangan mereka sama, mencari bukti adanya dugaan kecurangan.

Namun, Renault dan juru bicara pemerintah Perancis menyatakan, tidak ditemukan indikasi bahwa Renault memanipulasi data emisi gas buang. Namun, sayangnya kabar penggerebekan itu langsung membuat saham Renault anjlok 20 persen. Meski demikian, berangsur naik hingga 10 persen di bawah level penutupan hari sebelumnya.

Beberapa negara diketahui memang tengah sibuk memeriksa sejumlah pabrikan otomotif, yang ada di negaranya masing-masing. Hal itu dilakukan setelah Volkswagen ketahuan berbuat curang, memanipulasi hasil emisi gas buang. Akibatnya, mereka diminta untuk membeli kembali ratusan ribu mobil, yang sudah dilepas ke tangan konsumen. (Jr.)**

.

Categories:Otomotif,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait