Kerusuhan Napi Picu Lapas Banceuy Hangus Terbakar

Kerusuhan Napi Picu Lapas Banceuy Hangus Terbakar

Kerusuhan narapidana memicu kebakaran di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Banceuy di Jalan Soekarbo Hatta, Kota Bandung. (foto - ist)

Bandung - Kerusuhan pecah di Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkoba Kelas IIA Banceuy di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Sabtu (23/4/2016) sekitar pukul 07.45 WIB. Kerusuhan tersebut memicu terjadinya kebakaran, yang meluluhlantakkan sebagian besar bangunan lapas.

Selain itu, terdapat dua unit mobil salah satunya mobil ambulance hangus terkabar, dan satu unit sepeda motor pun tampak gosong. Bahkan sebagian besar bangunan yang digunakan untuk kantor pun hangus, serta beberapa blok penghuni lapas turut terbakar.

Sedikitnya 14 unit pemadam kebakaran 2 unit rescue, 3 unit komando dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung dikeahkan dalam kejadian tersebut. Selain itu ratusan aparat kepolisian dan TNI pun diturunkan guna mengamankan para penghuni lapas.

Tak hanya itu, sejumlah narapidana pun mengamuk dan menghancurkan setiap barang serta aset yang ada di sana. Hingga siang ini polisi masih berjaga-jaga di lokasi. Kerusuhan  diduga karena petugas memisahkan seorang napi yang diduga bertransaksi narkoba. Tak terima dengan perlakuan itu, teman-temannya mengamuk.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly langsung meninjau

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengecek langsung ke lokasi kejadian kerusuhan di Lapas Narkotika Kelas IIA Banceuy di Jalan Soekarno Hatta, Bandung. Beserta rombongan Yasona tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, dan berdiskusi dengan puluhan napi yang berada di sel Blok B.

Yasonna pun terlihat kaget melihat sebagian gedung Lapas hangus terbakar. Bahkan ia harus melewati beberapa kendaraan mobil dan motor yang terbakar saat memasuki gerbang kedua lapas itu, Yasonna langsung meminta keterangan dari Kalapas Banceuy Agus Irianto.

Ia menanyakan secara rinci penyebab terjadinya kerusuhan yang mengakibatkan terbakarnya sebagian besar gedung lapas itu. "Ini kenapa bisa terjadi? Apa pemicunya?" tanya Yasonna kepada Kalapas Banceuy.

Usai melihat-lihat kondisi perkantoran dan sel isolasi yang terbakar, Yasonna langsung berjalan menuju salah satu sel, yakni Blok B yang dihuni puluhan napi, yang mendapatkan pengawasan ketat dari kepolisian dengan senjata lengkap laras panjang. Ia pun sempat berdiskusi dan mendengarkan keluhan dari para napi.

Menetri meminta para napi untuk berjanji tidak melakukan hal serupa dan akan mengabulkan permintaan para napi, untuk mendapatkan perlakuan layak seperti remisi serta sarana penunjang selama menghuni di lapas. Salah seorang napi menginginkan lapas menyediakan telepon umum, agar mereka bisa berkomunikasi dengan saudara dan keluarga. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,