Undang Ditemukan Tewas Tergantung di Lapas Banceuy

Undang Ditemukan Tewas Tergantung di Lapas Banceuy

Kondisi di dalam Lapas Banceuy Kota Bandung setelah terjadi kerusuhan yang memicu kebakaran. (foto - ist)

Bandung - Kerusuhan di Lapas Narkotika Kelas IIA Banceuy Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, terjadi bersamaan dengan tewasnya seorang narapidana yang tewas. Undang Kosim (54) alias Uwa bin Muhadi ditemukan tewas tergantung di Lapas Banceuy, Sabtu (23/4/2016) pukul 00.15 dinihari.

Undang yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Gang Kebon Sirih Kecamatan Andir Kota Bandung merupakan narapidana narkoba yang divonis 4 tahun. Ia telah menjalani hukuman lebih dari tiga tahun. Undang pun tengah menjalani masa asimilasi menjelang berakhirnya masa hukuman.

Sementara sehari sebelumnya, Undang mendapat giliran bertugas untuk membersihkan halaman luar. Sekitar pukul 11.00 WIB ia menerima kantong kresek berwarna hitam dari orang yang tidak dikenal. Kresek itu ia bawa ke kamar mandi. Lalu dibuang.

Belum diketahui apa isi kantong kresek tersebut. Namun setelah kejadian itu Undang diasingkan, dipindahkan dari tempat penahanan sebelumnya. Pada malam harinya, ia ditemukan tewas gantung diri. Peristiwa itu disebut-sebut sebagai pemicu terjadinyakerusuhan di Lapas Banceuy. Namun pihak berwajib belum memastikan hubungan antara kedua peristiwa tersebut.

Tewas dianiaya?

Berdasarkan informasi, tewasnya seorang narapidana bernama Undang kosim di Lapas Banceuy diduga mendapat penganiayaan sebelum mengembuskan napas terakhirnya. Undang Kosim ditemukan tewas tergantung di salah satu sel isolasi LKapas Banceuy, dinihari.

Terdapat tanda luka-luka lebam di bagian kaki sebelah kanan dan betis. Tak menutup kemungkinan sebelum gantung diri korban mengalami tindakan penganiayaan, sehubungan dengan diketemukannya luka lebam di kaki, wajah, dan betis.

"Informasi dari sesama napi di Banceuy, yang tewas bukan bunuh diri, tapi disiksa oleh sipir sampai lemes," kata beberapa napi. Pihak Polrestabes Bandung pun langsung mengecek ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan. Kosim pun sudah dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, untuk dilakukan visum et repertum.

Dari hasil pemeriksaan polisi, saat kejadian tewasnya Kosim, petugas jaga Lapas Banceuy ada sebelas orang. Mereka yakni Dadang AR, Iwa Kartiwa, Ahmadi, Sugiyanto, Ryan Rizkia, Rusmana, Jumwal Afriyanto, Cecep Rahmat, Rendi, Lilit Supriyadi dan R.Guntara.

Menurut Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Jodie Rooseto, Udang dipindahkan ke ruang isolasi karena berbuat kesalahan. Kematiannya diduga menjadi sebagai pemicu kerusuhan di Lapas Banceuy. Sejumlah napi mengamuk dan memaksa keluar dari sel. Karena keinginannya tak dikabulkan petugas, mereka membakar bangunan dan sejumlah kendaraan ikut terbakar. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,