Mai, Perempuan Calon Pilot Tempur Pertama di Thailand

Mai, Perempuan Calon Pilot Tempur Pertama di Thailand

Suwattana Chanthalert

Bangkok - Apabila lolos dalam uji seleksi terakhirnya, Suwattana Chanthalert (23) akan menjadi pilot tempur perempuan yang pertama di Thailand. Perempuan asal Provinsi Pattani itu mengaku, dirinya tertarik masuk militer karena terinspirasi dari ayahnya, yang meninggal dalam serangan pemberontak di Negeri Gajah Putih pada 2005.
 
Seperti dilaporkan Asian Correspondent, Minggu (24/4/2016).Dalam kurun dua tahun setelah kematian ayahnya, perempuan cantik tersebut berpartisipasi dalam program angkatan udara muda. Di sinilah, ia memupuk sebuah harapan dan cita-citanya, untuk menjadi pasukan udara Kerajaan Thailand.
 
Namun, sayangnya kaum perempuan sepertinya tidak begitu diunggulkan untuk menjadi anggota militer di Thailand, apalagi dalam bidang penerbangan. Untuk pilot pesawat komersial saja, jumlahnya masih sangat kecil, yakni lima persen dari keseluruhan jumlah pilot yang ada.
 
Namun, setelah ditunggu-tunggu kesempatan itu terbuka untuk gadis yang akrab disapa Mai itu. Pemerintah memutuskan untuk memberi peran lebih bagi kaum perempuan di sektor pertahanan. Pasukan udara Kerajaan Thailand sendiri membuka pendaftaran bagi lima perempuan, yang tertarik menjadi pilot pesawat tempur.
 
Lewat pengumuman itu, Mai pun tidak melewatkannya. Ia segera mendaftarkan diri dan menjadi pendaftar pertama. Ditanya soal gaji, perempuan itu dengan mantap menjawab, "Dibandingkan bekerja di penerbangan komersial, bayarannya memang lebih sedikit. Namun kami memiliki kebanggaan dan gengsi," katanya. 
 
Sementara pada bulan lalu, kepolisian Bangkok juga melakukan perombakan serupa, dengan mempromosikan tiga polisi wanita menjadi kepala polisi. Kenaikan jabatan setingkat kepala polisi tersebut, merupakan yang pertamakalinya dalam sejarah Negeri Seribu Pagoda. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,