Ricuh, Kampanye Donald Trump Diwarnai Aksi Demo Warga

Ricuh, Kampanye Donald Trump Diwarnai Aksi Demo Warga

Beberapa aksi protes anti-Donald Trump di AS berakhir ricuh dan beberapa orang ditahan. Baku hantam pun terjadi di dalam gedung kampanye Trump. (foto - ist)

Costa Mesa - Kericuhan para demonstran mewarnai kampanye Donald Trump yang berlangsung di Costa Mesa, Orange County California, pada Jumat waktu setempat.
 
Kerumunan demonstran berkumpul di luar OC Fair & Event Center, saat Trump berkampanye di sebuah gedung pertunjukan. Setidaknya satu mobil polisi rusak dan beberapa bentrokan pun pecah di beberapa wilayah.
 
Demonstran memenuhi jalanan dan menyebabkan kemacetan parah terjadi. Sheriff Orange County dan Polisi Costa Mesa mencoba untuk membubarkan kerumunan tersebut.
 
Seperti dikutip CNN,  beberapa orang merusak mobil polisi dan menghancurkan jendela belakang sebelum lompat dan menendang pintunya. Menurut keterangan di akun Twitter Sheriff Orange County, sekitar 20 orang ditahan oleh polisi Costa Mesa.
 
Bentrokan pun pecah antara pendukung Trump dan demonstran yang menuduh mereka sebagai rasis. Satu pendukung Trump wajahnya tampak berlumuran darah setelah ditinju.
 
Sementara beberapa demonstran berteriak menghina dan mengejek polisi, seangkan  yang  lainnya memprotes pidato yang disampaikan Trump. Beberapa pengunjuk rasa berkat,  mereka menentang pidato Trump yang menyinggung soal imigrasi ilegal.
 
Seorang pelajar berusia 26 tahun, Rojelio Banuelos membawa papan yang bertuliskan 'Liberation not deportation' atau Pembebasan bukan Deportasi. "Saya menentang agenda Trump yang (menjunjung tinggi) pribumi dan nasionalis, hal itu hanya membagi-bagi orang dan sangat penuh kebencian," katanya.
 
Sementara itu, seorang pekerja komunitas berusia 26 tahun, Katie Brazer, yang berada di samping Banuelos juga setuju dengan pernyataan itu. "Aku rasa orang-orang lelah dengan pesan kebencian yang disampaikan Trump," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,