91 Penerbangan Tertunda Buntut Penutupan Ngurah Rai

91 Penerbangan Tertunda Buntut Penutupan Ngurah Rai

Ratusan penumpang menumpuk menunggu pemberangkatan di terminal Bandara Ngurah Rai Bali. (foto - ist)

Kuta - Sedikitnya 91 jadwal penerbangan domestik dan internasional di Bandar Udara (Bandara) Internasional Ngurah Rai Bali mengalami penundaan terbang (delay), hingga Rabu (4/5/2016) malam pukul 22.00 Wita.

Penundaan tersebut terjadi baik terhadap penerbangan yang akan tiba maupun berangkat, menyusul penutupan bandara untuk sementara waktu akibat adanya temuan kerusakan aspal yang mengelupas dengan ukuran sekitar 100 cm x 70 cm di ujung barat landasan pacu 09.

Jadwal penerbangan yang mengalami penundaan tersebut, terdiri atas keberangkatan domestik sebanyak 16 jadwal penerbangan, kedatangan domestik (31), keberangkatan internasional (20) dan kedatangan internasional (22) penerbangan.

Penerbangan yang tengah mengudara dan akan mendarat di Pulau Dewata terpaksa harus dialihkan ke bandara terdekat, karena dinilai sangat membahayakan bagi lalu lintas pesawat.

Penutupan sementara itu mengejutkan ratusan penumpang di terminal keberangkatan domestik Bandara Ngurah Rai, yang sudah bersiap akan berangkat. Sedangkan ribuan calon penumpang lainnya terpaksa menunggu kepastian keberangkatan mereka, sambil menunggu informasi pembukaan bandara.

Petugas pengelola bandara setempat terus melakukan penebalan aspal, sebagai bagian rutin pemeliharaan aspal. Penebalan tersebut dilakukan pada saat jam-jam tidak sibuk yakni mulai pukul 02.00 hingga 07.00 Wita, sehingga dikabarkan bandara bisa kembali dibuka pada pukul 21.50 Wita.

"Kami telah mengeluarkan 'Notice to Airman' (Notam) atau pemberitahuan penutupan sementara bandara kepada pelaku penerbangan," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Trikora Harjo di Kuta Kabupaten Badung.

Notam dengan nomor A1322/16 tersebut menyebutkan, bandara dinyatakan tutup untuk sementara waktu, yakni mulai pukul 18.07 sampai dengan 21.50 Wita. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,