Kasus Pembunuhan Yuyun Pertama di Indonesia dan Dunia

Kasus Pembunuhan Yuyun Pertama di Indonesia dan Dunia

Simpati dan solidaritas terhadap Yuyun. (foto - ilustrasi)

Bengkulu - Kasus yang menimpa Yuyun, siswi SMP di Kecamatan Padang Ulak Tanding Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu baru pertamakali terjadi di Indonesia bahkan di dunia. Sebab, pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMP itu dilakukan oleh 14 orang secara bergantian, hingga menyebabkan kematian korban.

''Kasus itu baru terjadi, baru tercatat di dunia dan di Indonesia. Kita kaget dan negara kaget atas kejadian tersebut,'' kata  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, Kamis (5/5/2016).

Menurut Yohana, tersangka harus dihukum seumur hidup khususnya tersangka dewasa. Sementara terdakwa yang masih di bawah umur tetap mengikuti pradilan sesuai pidana anak. ''Jokowi meminta hukuman tersangka seberat-beratnya, dan seumur hidup,'' katanya.

Ia mengatakan, orangtua tersangka bisa terjerat hukuman dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun. Sebab, dalam UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, terdapat pasal pembiaran dan penelantaran anak. "Orangtua pelaku bisa terjerat hukum atas pembiaran dan penelantaran anak," tegas Yohana.

Hukuman yang akan dijatuhkan kepada orangtua atas penelantaran anak dan pembiaran anak, bisa dikenakan hukuman 3,5 tahun penjara dengan denda puluhan juta. "Jadi, kalau ada orangtua menelantarkan anak dan pembiaran anak akan dikenakan hukuman," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,