Puluhan Pelaku 'Sweeping' Plat N di Suramadu Ditangkap

Puluhan Pelaku 'Sweeping' Plat N di Suramadu Ditangkap

Polisi menangkap puluhan pelaku "sweeping" kendaraan berplat N (Malang) di Jembatan Suramadu Surabaya Jawa Timur. (foto - ist)

Surabaya - Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menangkap sedikitnya 42 orang, terkait dengan aksi sweeping terhadap kendaraan berplat N di Jembatan Suramadu Surabaya Jawa Timur, yan g mereka lakukan sejak Kamis malam.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Yanuar Herlambang menyatakan, polisi masih belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. Sebab, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap puluhan pelaku sweeping tersebut.

"Sejauh ini kasusnya masih kami dalami, dan proses pemeriksaan pun masih terus berlanjut,” kata Yanuar di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat (6/5/2016).

Menurutnya, mereka yang diamankan tidak seorang pun yang membawa identitas. Sehingga polisi cukup kesulitan untuk mengetahui data mereka, termasuk nama, alamat dan umur para pelaku. "Tidak ada satu pun yang membawa KTP, atau kartu tanda pengenal lainnya," katanya.

Sebelumnya, kerusuhan itu terjadi Kamis malam saat itu, ratusan suporter bola melakukan sweeping, untuk menghalau datangnya supoter bola asal Malang, Aremania. Mereka akan menyaksikan pertandingan antara Arema Cronus melawan Madura United di Bangkalan, Jumat sore ini.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengingatkan agar tidak ada tindakan warga yang bisa mengganggu kenyamanan pendatang, saat berlangsungnya pertandingan sepakbola antara Madura United melawan Arema Cronus di Madura.

Imbauan tersebut berkaitan dengan munculnya kabar mengenai adanya aksi sweeping atau razia, terhadap kendaraan dengan nomor polisi N asal Malang di Jembatan Suramadu. Diakui, memang sempat terjadi aksi penolakan kendaraan dengan plat N untuk melintas jembatan Suramadu.

Massa mengancam akan melakukan perusakan kendaraan jika ada warga yang berasal dari Malang melintas ke Jembatan Suramadu. "Kalau pengemudi dan penumpangnya tidak mengenakan atribut pendukung Arema, akan kami biarkan lewat,” kata salah seorang pelaku sweeping.

Aksi itu sempat menyebabkan timbulnya kericuhan, karena kepolisian juga meminta pengendara pemilik plat N untuk memutar balik kendaraannya. Sejauh ini sudah ada dua unit kendaraan berplat N yang sudah dirusak massa. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,