Tidak Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa

Tidak Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa

Tidak ada laporan kerusakan akibat gempa yang berpusat di Lebak, Banten, Sabtu (08/11/2014).. (Ilustrasi: Net)

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, menyebutkan tidak ada laporan kerusakan bangunan atau fasilitas umum lainnya akibat gempa yang berpusat di Lebak, Banten, Sabtu (08/11/2014).

"Hingga saat ini kami belum menerima laporan ada kerusakan bangunan akibat gempa itu," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo, Minggu(09/11/2014).

Pusat gempa berkekuatan 4,9 skala richter berada cukup dekat dengan wilayah perairan laut Sukabumi yakni di 7.39 derajat Lintang Selatan dan 106.04 Bujur Timur dengan kedalaman epicentrum 10 km.

Menurut Usman, walaupun belum ada laporan tetapi pihaknya menginstruksikan kepada relawan maupun tim reaksi cepat BPBD untuk selalu siaga dan terus melakukan pendataan, karena dikhawatirkan ada rumah warga yang rusak tetapi tidak dilaporkan.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Ia mengakui Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah di Indonesia yang paling rawan terjadi bencana gempa bumi, bahkan kerap diguncang gempa yang kekuatannya besar. Karena itu BPBD terus melakukan sosialisasi kepada warga untuk meminimlisasi dampak dan korban jika terjadi gempa bumi.

"Kami masih melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang dekat dengan pusat gempa. Seperti di wilayah Palabuhanratu yang banyak warganya merasakan getaran gempa itu," katanya.

Selain bencana alam seperti gempa bumi, dalam sepekan terakhir ini wilayahnya diterjang bencana seperti longsor yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa seorang balita di Kecamatan Bojonggenteng dan dua lainnya luka-luka. Memasuki, musim penghujan ini pihaknya terus bersiaga karena potensi terjadinya bencana tinggi. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,