7 Tersangka Teroris Serangan Brussel & Paris Jalani Sidang

7 Tersangka Teroris Serangan Brussel & Paris Jalani Sidang

Persidangan tujuh tersangka teroris serangan Brussel dan Paris dijaga ketat. (foto - ist)

Brussels - Jaringan teroris berhasil dibongkar kepolisian setempat, ketika melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Verviers Belgia timur, pada Januari lalu. meski sebanyak 16 tersangka telah didakwa terkait dengan jaringan teroris, sembilan di antaranya masih menjadi buronan.
 
Jaksa yakin, kelompok tersebut dibawa oleh Abdelhamid Abaaoud, seorang pemimpin kelompok yang melakukan serangan di Paris pada 13 November lalu. Polisi meyakini Abdelhamid Abaaoud telah memberi arahan kepada kelompok di Verviers lewat telepon dari Yunani.
 
Baaoud sendiri meninggal dalam baku tembak, sehari setelah serangan di Paris yang menewaskan 130 orang. Tujuh orang menjalani persidangan yang dilakukan, pada Senin yang rencananya akan berlangsung selama seminggu.
 
Pengadilan yang berlangsung di Brussels itu dijaga sangat ketat. Bahkan pengacara dari dua tersangka mengeluh karena tak bisa berbicara dengan kliennya, akibat adanya serangan di penjara Belgia. Empat orang tersangka, Marouane El Bali, Souhaib El Abdi, Mohamed Arshad, dan Omar Damache telah ditahan. Mereka dituduh membentuk organisasi teror, sedangkan 3 lainnya telah dengan jaminan.
 
Seperti dikutip dari BBC, Senin (9/5/2016), Marouane El Bali juga dituduh melakukan percobaan pembunuhan, karena menembak polisi dalam penggerebekan. Namun pengacaranya berkata,k ia menyangkal dengan keras tuduhan itu.
 
Pria berumur 26 tahun itu ditangkap pada 15 Januari ketika polisi melakukan penyergapan di Verviers, sedangkan dua tersangka lainnya tewas. Jaksa menyebutkan, kelompok itu baru kembali dari perang di Suriah dan siap untuk melakukan serangan. 
 
Berdasarkan keterangan polisi, sebuah tempat persembunyian bahan peledak dan senjata ditemukan di dalam gedung. Penyergapan itu berlangsung sepekan setelah teroris menyerang kantor majalah kontroversial Charlie Hebdo di Paris, yang menewaskan 12 orang.
 
Jaksa Belgia menyebutkan, jaringan itu berencana melakukan serangan ke polisi. Namun, seorang komandan operasi khusus Perancis berkata kepada media, mereka berencana untuk menculik dan membunuh seorang pejabat tinggi Belgia. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,