Vonis 10 Tahun Tujuh Pemerkosa Yuyun Dinilai Tidak Adil

Vonis 10 Tahun Tujuh Pemerkosa Yuyun Dinilai Tidak Adil

Sidang putusan Majelis Hakim PN Kelas IB Curup, Rejang Lebong Bengkulu menvonis tujuh terdakwa pemerkosa dan pembunuhan terhadap Yuyun. (foto - ist)

Bengkulu - Vonis 10 tahun terhadap tujuh terdakwa kasus pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun (14), siswi SMP di Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, menuai banyak kecaman. Seharusnya tujuh terdakwa tersebut dihukum kebiri, guna mempertanggungjawabkan atas perbuatannya terhadap Yuyun.

Berdasarkan penilaian Tim Cahaya Perempuan Women Crisis Center (WWC), putusan Pengadilan Negeri Curup itu sangat ringan, sekaligus tidak memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban. ''Sangat tidak setuju dengan putusan itu. Seharusnya seumur hidup,'' kata seorang pendamping keluarga Yuyun dari Cahaya Perempuan WWC, Saripa, Selasa (10/5/2016).

Menurutnya,  pihak keluarga dan mereka yang merasa simpati terhadap nasib Yuyun diyakini merasa keberatan atas putusan tersebut. "Kami lebih setuju kalau mereka dikebiri atau dihukum mati,'' katanya.

Smentara salah seorang pengunjung sidang putusan terdakwa pembunuhan Yuyun, Felia juga menilai, vonis hakim kepada tujuh terdakwa sangat ringan dan tidak setimpal dengan perbuatannya. ''Tidak setuju dengan vonis tersebut. Itu tidak setimpal dengan perbuatannya,'' ungkapnya.

Sebelumnya, dalam sidang putusan Majelis Hakim PN Kelas IB, Curup, Rejang Lebong yang dipimpin Herny Farida dengan hakim anggota Hedra Sumardi dan Fakhrudin, menvonis tujuh terdakwa pemerkosa dan pembunuhan Yuyun 10 tahun penjara. Ketujuh tervonis itu berinisial FE, SP, DE, TO, DA, SU dan BO. Mereka langsung dibawa ke Lapas Kelas IB Curup selesai sidang. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,