Hidung Jenazah Pasien Hilang Keluarga Gugat RSUD Bantul

Hidung Jenazah Pasien Hilang Keluarga Gugat RSUD Bantul

RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. (foto - ist)

Yogyakarta - Pihak keluarga pasien menggugat dan melaporkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul, Yogyakarta ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal itu terkait dugaan pencurian organ tubuh dari jenazah pasien, yang meninggal di rumah sakit itu.
 
Berdasarkan keterangan pelapor, pihak RSUD Panembahan Senopati Bantul diduga telah mencuri organ tubuh jenazah pasien, bernama Wakiyah (46). Bagian organ tubuh yang diduga telah dicuri adalah bagian cuping telinga sebelah kiri.
 
Kuasa hukum keluarga almarhumah, Retna Susanti dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) menyatakan, organ tubuh Wakiyah diduga dicuri pada 30 Januari 2016, setelah dinyatakan meninggal sekitar pukul 04.00 WIB. Wakiyah dirawat selama tiga hari di rumah sakit itu. "Pihak rumah sakit menawarkan untuk memandikan dan mengkafani almarhumah, namun ditolak oleh pihak keluarga," kata Retna, Kamis (19/5/2016).
 
Menurut Retna, bagian hidung Wakiyah diketahui telah raib saat jenazah akan dimandikan keluarga sertelah dipulangkan dari rumah sakit ke rumah duka di Dusun Jlagaran, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul. "Sesampainya di rumah duka jenazah akan dimandikan, warga terkejut karena organ hidung sudah hilang. Atas permintaan Pak RT maka segera didokumentasikan. Setelah dimandikan maka jenazah dimakamkan," katanya.
 
Pada tanggal 9 Februari 2016 anak almarhumah, Purwanti menanyakan kondisi jenazah ke pihak rumah sakit . Namun pihak rumah sakit tidak memberikan penjelasan yang rasional, meski sudah dibawakan foto kondisi hidung bagian kiri yang hilang.
 
"Karena tidak ada penjelasan dan justru malah mengintimidasi, sehingga tidak ada solusi konkret dan akhirnya diselesaikan secara hukum," katanya. Atas tindakan itu, perbuatan oknum RSUD Senopati Bantul patut diduga telah melanggar Pasal 64 ayat 3 UU no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. "Isi dari pasal itu organ ada atau jaringan tubuh dilarang diperjualbelikan dengan dalih apapun," tegas Retna.
 
Sementara itu, Suparlan, kuasa hukum dari RSUD Panembahan Senopati Bantul menyatakan, pihak rumah sakit sama sekali tidak melakukan pencurian  hidung. Karena bagian cuping tersebut secara medis tidak bisa digunakan untuk apa-apa termasuk tidak bisa untuk transplantasi. "Cuping hidung secara medis tidak bisa digunakan untuk transplantasi," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,