8 Orang Terluka, Gas Meledak di Warung Nasi Padang di Slipi

8 Orang Terluka, Gas Meledak di Warung Nasi Padang di Slipi

Delapan orang terluka, tabung gas meledak di warung nasi padang di Slipi. (foto - ist)

Jakarta - Sedikitnya delapan orang mengalami luka bakar, akibat ledakan tabung gas yang terjadi di sebuah warung nasi Padang, tepatnya di samping Wisma 77 Jalan S Parman Slipi Jakarta Barat, Selasa sekitar pukul 07.30 WIB. Akibatnya, bangunan warung nasi tersebut hangus terbakar.

Ledakan yang berasal dari tabung gas tersebut langsung membakar bangunan warung tersebut. Api pun dengan cepat langsung menjalar ke seluruh ruangan warung. "Terdengar bunyi ledakan keras yang menimbulkan kobaran api dari dapur warung itu," kata beberapa warga di lokasi, Selasa (24/5/2016).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Poltar L Gaol, korban luka-luka atas ledakan tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pelni. Sebelumnya, ada enam orang korban yang mengalami luka bakar, namun setelah didata korban bertambah menjadi delapan orang.

Salah seorang korban driver ojek online yang saat itu tengah berada di tempat kejadian perkara (TKP). "Sebagian besar korban merupakan karyawan dan seoranglainnya adalah pengendara ojek online, yang sedang berada di tempat kejadian perkara," katanya.

Akibat kejadian itu, tujuh orang mengalami luka-luka. Tiga orang di antaranya mengalami luka bakar cukup parah. Sedangkan yang lainnya mengalami luka ringan. Para korban luka bakar langsung sudah mendapatkan perawatan intensif di RS Pelni.

Disebutkan, kejadian itu berawal saat tercium adanya bau gas bocor ketika sedang memasak. Karyawan berusaha untuk menutup kebocoran gas tersebut. Namun, tak lama kemudian ada semburan api dan mengena kepada para korban, yang merupakan pekerja Rumah Makan Sederhana Baru tersebut.

Identitas korban yang dirawat di RS Pelni:

1.Sharing, kelahiran Kebumen 11 Februari 1985 (karyawan RM) mengalami luka bakar di bagian kaki.

2. Suheri, kelahiran Kebumen 19 November 1985 (karyawan RM) mengalami luka bakar di kaki dan tangan

3. Anto, kalahiran Kebumen 3 Februari 1996 (karyawan RM) terluka bakar di kaki dan punggung

4. Margono, kelahiran Kebumen 10 September 2000 (karyawan RM) mengalami luka bakar di kaki dan tangan

5. Andri usia 21 tahun (Karyawan RM) - terluka bakar hingga 40 persen

6. Yono usia 31 tahun (karyawan RM) mengalami luka bakar 40 persen

7. Was kelahiranl Pekalongan 15 Mei 1955 beralamat di Kalibata Selatan RT 3 RW 9 Pancoran. Pekerjaan tukang ojek. Tersembur api di bagian wajah

8. Budi Hartono, kelahiran Tanjung barulak 11 Oktober 1979 dan beralamat di Jalan Rawamangun Tegalan RT 3 RW 3 Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur. Tukang ojek itu terluka di kepala terkena pecahan kaca. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,