Terlacak Sinyal EgyptAir Berada di Kedalaman 3.000 Meter

Terlacak Sinyal EgyptAir Berada di Kedalaman 3.000 Meter

Laut Mediterania.

Kairo - Sinyal kotak hitam dari pesawat EgyptAir MS804 yang hilang misterius sepekan lalu, berhasil terlacak tim investigasi kecelakaan pesawat Mesir. Posisinya diperkirakan berada pada kedalaman 3.000 meter di bawah permukaan air Laut Mediterania.
 
Dilansir TelegraphJumat (27/5/2016) bekerja sama dengan tim pencari pesawat karam dari Prancis Alseamar, pencarian pun diupayakan hingga radius 3,1 mil atau setara 4,9 kilometer di bawah permukaan air. Tim menggunakan sistem ‘pelampung cerdas’, yang terhubung dengan alat pendengar (pendeteksi sinyal) dari bawah air, untuk mencari keberadaan kotak hitam.
 
Apabila benar sinyal yang terdeteksi itu adalah kotak hitam milik pesawat Airbus A320 yang membawa 66 penumpang dan kru dari Paris ke Kairo, maka penemuan kotak hitam tersebut akan menjadi titik terang untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya pesawat itu ke laut.
 
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, penemuan kotak hitam terkadang memang memakan waktu cukup lama. Misalnya, pesawat Air France 447 yang jatuh ke pantai Amerika Selatan pada Juni 2009 lalu, baru ditemukan dua tahun setelah terjadinya insiden.
 
Saat pertama kali pesawat EgyptAir dinyatakan hilang dari radar, banyak spekulasi mengenai penyebabnya. Dugaan terkuat mengarah pada aksi pembajakan kapal dan terorisme. Tim penyelidik pun mengira ada kemungkinan pesawat meledak di udara, akibat sebuah bom yang disarangkan di sana oleh teroris. Sebab ancaman terorisme masih menghantui Negeri Mode itu.
 
Namun demikian, tim penyelidik meyakinkan mereka untuk berpikir lebih terbuka. Meski diketahui berdasarkan data penerbangan yang telah dikumpulkan dari beberapa negara, pada menit-menit terakhir sebelum kecelakaan pesawat plat merah Mesir itu mengalami ledakan dari dalam, yang menyebabkan burung badan pesawat hancur. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,