Ditangkap, 6 dari 21 Tersangka Pencabul Siswi SD di Semarang

Ditangkap, 6 dari 21 Tersangka Pencabul Siswi SD di Semarang

Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Semarang, Komisaris Besar Polisi Burhanudin. (foto - ist)

Semarang - Sedikitnya enam orang dari 21 tersangka pencabul SR (12 tahun), seorang siswi sekolah dasar di Kota Semarang Jawa Tengah, berhasil ditangkap aparat Kepolisian setempat pada Senin malam. Dua orang di antara mereka belum berusia 18 tahun, sedangkan yang lainnya dewasa.
 
Keenam tersangka tersebut warga Pedurungan, Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang. Masing-masing berinisial MA, AB, ER, SE, SA, dan UN. Polisi mengoreksi keterangan mereka sebelumnya, yang menyebutkan korban diperkosa. 
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap para tersangka, mereka tidak memerkosa tapi menyetubuhi korban atas dasar suka sama suka. "Dari hasil pemeriksaan, tersangka tidak menggunakan miras, tapi bujuk rayu. Korban dirayu korban agar mau melakukan persetubuhan," kata Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Semarang, Komisaris Besar Polisi Burhanudin, Selasa (31/5/2016).
 
Sejauh ini, polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat aksi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur itu. Hasil interogasi menunjukkan, keenam pelaku adalah pemuda pengangguran. Aparat pun memproses enam tersangka dan menerapkan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
 
Dugaan tindak asusila terhadap SR terjadi selama tiga kali dengan pelaku dan waktu yang berbeda. Kejadian pertama pada Sabtu tengah malam, 7 Mei 2016. Korban disetubuhi kali pertama oleh tujuh pemuda di sebuah gubuk persawahan.
 
Berlanjut pada Kamis 12 Mei 2016. Kali ini, jumlah pelaku lebih banyak, yakni 12 orang. Korban disetubuhi di dekat depo pasir di desanya. Korban SR kembali dicabuli dua orang pada Sabtu 14 Mei 2016. Jadi, korban SR disetubuhi tiga kali oleh 21 pemuda. Dia kini trauma berat dan menderita penyakit menular pada alat vitalnya. Bocah itu masih dirawat intensif di sebuah rumah aman di Semarang. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,