Terungkap, Alasan Mahasiswa UI Itu hingga Bunuh Diri

Terungkap, Alasan Mahasiswa UI Itu hingga Bunuh Diri

Ibunda Vinsensius (kaus hitam) menangis histeris mengetahui anak kesayangannya tewas. (foto - ist)

Depok - Sebelum ditemukan tewas di kamar kos Unica di Jalan H Amat Beji Kota Depok, mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Vinsensius Billy, sempat mengeluh sakit kepala kepada ibunya.
 
Diduga, korban menghabisi nyawanya dengan melilit lehernya dengan tali tambang dan disangkutkan di plafon pintu kamar kosnya. Billy ditemukan tewas terduduk dengan penutup kepala berwarna hitam. "Semalam memang bilang sakit kepala terus, kenapa sih dia sampai begini," tutur ibunda Billy, Lucia Sirahar, Selasa (31/5/2016).
 
Menurut Lucia, putranya saat ini duduk di semester delapan dan memang tengah menghadapi musim ujian. Lucia tak henti-hentinya terus meneurus menangisi kepergian putra tercintanya. "Saat ini ia semester delapan, saya sudah bilang pulang saja ke rumah kalau masih pusing terus, tapi dia bilang mau kuliah,” katanya.
 
Sementara itu, sejumlah broadcast message duka dari kalangan mahasiswa UI menyebar di sejumlah sosial media dan grup mahasiswa. Antara lain "Indekost Unica yang terletak di kawasan Kukusan Teknik (Kutek), tidak jauh dari kampus Universitas Indonesia Depok di hari Selasa pagi itu mendadak ramai. Salah satu penghuni di gedung G kamar 303 ditemukan telah kehilangan nyawa".
 
Sementara itu, melihat jasad anaknya Vinsensius Billy sudah tak bernyawa, Lucia Sirahar pun menangis histeris. "Kenapa harus begini," teriak wanita paruh baya yang mengenakan kaus warna hitam itu sambil terisak di lokasi kejdian perkara.
 
Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati dengan menggunakan ambulans Pemkot Depok. Tidak banyak kata yang terucap dari ibu korban. Dia hanya terus-menerus tersedu melihat jasad anaknya dibawa ke mobil ambulans.

Sejauh ini, polisi belum bisa memastikan perihal kematian Billy. Sedangkan barang bukti sudah diamankan, antara lain tirai hordeng dan tali. Kejadian tersebut membuat warga sekitar heboh. "Kami belum mengetahui motifnya karena kasusnya masih diselidiki. Pada jasad korban memang ditemukan ada jeratan tali di leher," kata Kapolsek Beji Kompol Gusti Ayu Supiati. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,