Delapan Perempuan Tewas Saat Antre Sedekah di Mauritania

Delapan Perempuan Tewas Saat Antre Sedekah di Mauritania

Kondisi masyarakat di Mauritania, (foto - ist)

Mauritania - Sedikitnya delapan perempuan tewas akibat terinjak-injak, saat antre sedekah di Mauritania. Mereka tewas hanya untuk mendapat sedekah, yang dibagikan oleh badan amal di Mauritania berdasarkan dana yang diberikan oleh  pengusaha kaya Zeine Abidine Ould Cheikh Ahmed, yang tinggal di ibukota Nouakchott.
 
Seperti diberitakan Arab News, Jumat (3/6/2016) ribuan orang berkumpul dan berdesak-desakan untuk menerima sedekah tahunan yang rutin didistribusikan setiap menjelang Ramadan. Menurut informasi yang disampaikan oleh rumah sakit dan penyelenggara acara, setiap orang yang antre akan mendapat sedekah masing-masing sekitar Rp 300 ribu. 
 
Mohamed Mahmoud Issa, direktur yayasan amal Ould Cheikh Ahmed mengatakan, setelah tiba di tempat kejadian dan melihat kondisi massa yang begitu banyak, ia meminta bantuan polisi untuk mengendalikan massa. "Kami diberitahu polisi bahwa sejumlah perempuan memaksa masuk melalui pintu masuk. Insiden itu membuat kondisi jadi tak terkendali," kata Issa. 
 
Ould Cheikh Ahmed, adalah seorang tokoh bisnis terkenal di negara Afrika Barat, di mana hampir seperempat dari penduduk hidup dengan kurang dari Rp 125 ribu per hari. Itu sebabnya saat pembagian sedekah dilakukan, ribuan orang menyerbu.
 
Menurut Issa, Cheikh Ahmed tak lepas tangan, ia telah mengunjungi korban. "Ia memberikan uang duka dalam jumlah yang cukup besar pada keluarga korban yang tewas, dan membayar seluruh biaya kesehatan pada mereka yang luka dan dirawat di rumah sakit," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,