Helikopter Jenis Bell 206 Jatuh di Degeuwo Paniai Papua

Helikopter Jenis Bell 206 Jatuh di Degeuwo Paniai Papua

Helikopter Jenis Bell 216 Jatuh di wilayah Degeuwo Paniai Papua. (foto - Twitter)

Jakarta - Helikopter jenis Bell 216 milik PT Amor Aviation Indonesia dengan kode penerbangan PK-UAF jatuh di sekitar wilayah Degeuwo Distrik Bogobaida Kabupaten Paniai Papua, Sabtu pagi sekitar pukul 08.25 WIT. Pilot bernama Kaswana dikabarkan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan Kapolres Nabire AKBP Semmy, tiga penumpang adalah warga bernama Ajo, Aswar dan Darwis sudah dibawa ke rumah sakit. "Sementara pilot adalah Kombes (purn) Kaswana meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Semmy, Sabtu (4/6/2016).

Seperti diketahui, awal Februari lalu helikopter milik PT Amor juga mengalami kecelakaan. Helikopter jatuh setelah lepas landas dari 99 di sekitar lokasi penambangan Baya Biru, Bogobaida.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Informasi dari Kapolres Paniai AKBP Leonardus Nabu, helikopter dengan nomor penerbangan PK-UAF tersebut jatuh karena tiupan angin kencang.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Hemi Pamuraharjo membenarkan insiden jatuhnya helikopter itu, yang lepas landas dari Nabire, Papua. "Informasinya begitu,” katanya.

Sementara itu, Ricky Frick, salah seorang perwakilan PT Amor Aviation Indonesia mengatakan, saat ini perusahaan tengah menunggu penyelidikan kecelakaan helikopter milik mereka. "Kami masih menunggu investigasi, sampai ada hal yang layak untuk kami sampaikan," katanya.

Kabar jatuhnya helikopter itu pun langsung mengemuka di media sosial Twitter dan Facebook. Di Twitter, sudah bertebaran gambar bangkai helikopter yang ringsek di pinggir sebuah sungai.

Disebutkan. heli tersebut berangkat dari Nabire sekitar pukul 07.15 WIT, dan jatuh pada pukul 08.25 WIT. Saat ini Polres Nabire masih menangani kecelakaan tersebut. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,