Memanas, Penertiban Cafe di Tahura Sementara Ditunda

Memanas, Penertiban Cafe di Tahura Sementara Ditunda

Memanas, setelah berlangsung alot penertiban sejumlah cafe di Tahura Djuanda untuk sementara ditunda. (foto - ist)

Bandung Penertiban sejumlah cafe di Tahura Djuanda akhirnya ditunda. Para pemilik cafe dan Satpol PP Jabar sepakat semua kegiatan dihentikan, baik itu proses pembongkaran maupun operasional cafe hingga ada keputusan selanjutnya.

Kepala Satpol PP Jabar ‎Udjwalaprana Sigit mengatakan, pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan pemilik cafe dan pihak terkait guna mendapatkan situasi dan kondisi yang nyaman, serta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun pihaknya meminta cafe-cafe itu tidak beroperasi dulu selama belum ada keputusan.

"Aktivitas agar berhenti dulu sebelum ada kepastian. PakIimam dan Iswanto (pemilik cafe) jangan beraktivitas dulu. Nunggu kondisi enak, dan kita harus komunikasi. Tolong kami bukan musuh,‎ kita tegakkan aturan, jangan sampai orang salah paham," katanya di halaman gerbang 1 Tahura, Kamis (9/6/2016).

Menurut Sigit, pihaknya menunda penertiban tapi kembali akan dilakukan penertiban. Mengenai waktu, dia belum memberikan keputusan. Hanya pihaknya ingin situasi kembali kondusif sembari menyusun strategi. Selama penghentian, pihaknya akan terus melakukan pengawasan. Jika ada cafe yang kedapatan beroperasi, akan dikenakan sanksi.

Sebelumnya, Satpol PP yang dibantu aparat polisi dan TNI yang sudah siap menertibkan, tetapi warga pendukung dan pemilik cafe pun sudah bersiap menghadang aparat. Mereka membentangkan spanduk penolakan terhadap penertiban, lalu beberapa di antaranya menulis kalimat yang merujuk pada Kepala Balai Pengelola Tahura untuk keluar dari Tahura.

Para penegak aturan dan hukum  sempat disebar ke seluruh cafe. Namun lagi-lagi penghadangan dilakukan oleh warga dan sejumlah anggota LSM. Kasatpol PP pun dihadang oleh para perwakilan LSM dan kuasa hukum pemilik cafe dengan melakukan adu argumen. (Jr.)**‎

.

Categories:Bandung,
Tags:,