Mencekam, 2 Penembak di Pasar Saron Tel Aviv Ditangkap

Mencekam, 2 Penembak di Pasar Saron Tel Aviv Ditangkap

Mencekam, Dua Penembak di Pasar Saron Tel Aviv Ditangkap. (foto - ist)

Tel Aviv - Pihak kepolisian setempat berhasil menangkap dua warga Palestina asal Tepi Barat, yang melakukan penembakan di Pasar Saron Tel Aviv Israel, pada Rabu malam waktu setempat. Dalam kejadian itu menewaskan empat orang.
 
Akibat terjadinya penembakan tersebut, Israel menangguhkan izin masuk trhadap sedikitnya 83 ribu warga Palestina dari Tepi Barat ke Israel. Kedua pelaku diketahui berasal dari Yatta, sebuah desa di Palestina di dekat Hebron, Israel.
 
Dilaporkan BBC, Kamis (9/6/2016) kelompok militan Hamas menyebut, aksi kedua pelaku sebagai tindakan heroik, tetapi menolak bertanggung jawab. Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat  belum mengeluarkan komentar apa pun terkait insiden tersebut.
 
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengunjungi lokasi penembakan menyebutkan, serangan tersebut biadab. Bibi (sapaan akrab Netanyahu) berjanji untuk mengintensifkan kerja petugas kepolisian, tentara dan dinas keamanan lainnya untuk memastikan keamanan di Israel serta mencegah serangan serupa terjadi.
 
Selain melarang warga Palestina asal Tepi Barat, warga Palestina asal Jalur Gaza pun dilarang masuk ke Israel. Akibatnya, mereka yang berencana mengunjungi kerabat di Israel, merayakan Ramadan di Yerusalem atau terbang ke luar negeri lewat bandara di Tel Aviv, terpaksa harus menunda rencana tersebut.
 
Sementara itu Cogat, badan Israel yang mengurusi warga sipil di Tepi Barat menyatakan, izin untuk 204 kerabat pelaku penembakan juga telah ditangguhkan. Warga Palestina dicegah keluar masuk Yatta. Akses menuju desa itu hanya dibatasi untuk bantuan kemanusiaan dan medis.
 
Diketahui, kedua pelaku masuk ke dalam Pasar Saron dengan menyamar sebagai Yahudi Hasadic. Pasar Saron sendiri terletak di pusat Tel Aviv, yang berada dekat dengan Kementerian Pertahanan serta Kantor Pusat Tentara Israel. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,