Geng Motor Berulah di Serang, Seorang Tewas dan 15 Terluka

Geng Motor Berulah di Serang, Seorang Tewas dan 15 Terluka

Geng Motor Berulah di Serang, 1 Tewas dan 15 Orang Terluka. (foto - ilustrasi)

Serang Sekelompok anggota geng motor sekitar 20 orang melakukan penyerangan ke sejumlah titik di Serang, Banten. Peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolres Serang AKBP Nunung Syaefudin. "Masih dalam lidik," katanya, Senin (13/6/2016).

Kejadian berawal pada Minggu malam pukul 00.35 WIB, puluhan orang tiba di kawasan Stadion Ciceri, Kota Serang. Mereka mendatangi sekelompok anggota klub motor yang sedang melakukan kopi darat (kopdar). Pelaku melakukan penyerangan dengan cara memukul pakai benda tumpul, serta menendang motor korban yang sedang terparkir.

"Ada komplotan yang tidak dikenal mengusir kami dengan alasan tidak boleh kumpul di sini. Saya pun tidak tahu itu komunitas dari mana," kata salah seorang korban, Putra.

Sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga orang yang sama itu pun, menyerang anggota klub motor yang sedang kumpul di simpang empat Pasar Induk Rau, Jalan KH. Abdul Latif, Kota Serang.

Masih pada hari yang sama, sekitar pukul 01.00 WIB pelaku yang diduga sama, kembali berulah di depan Toko Syahla Bag Collection, Jalan A Yani, Kelurahan Cipare, Kota Serang.

kemudian sekitar pukul 01.25 WIB, penyerangan terhadap sekumpulan pemotor terjadi di parkiran tepat di depan Bank BJB Syariah, Jalan A Yani, Kelurahan Cipare, Kota Serang. Lalu penyerangan kembali berlanjut kepada klub motor yang sedang parkir di depan Toko Arena Funiture Pulau Indah, Jalan Veteran, Kota Serang.

Akibat dari penyerangan oleh puluhan orang tak dikenal kepada 10 klub motor di kota dan Kabupaten Serang tersebut, menyebabkan satu orang korban meninggal dunia dan 15 lainnya mengalami luka parah.

Menurut Kasat Reskrim Polres Serang AKP Arrizal Samelino, jumlah korban dari penyerangan tersebut mencapai 16 orang. "Korban saat ini berjumlah 16 orang. Sebanyak 15 di antaranya mengalami luka-luka, serta satu orang meninggal dunia," kata Arrizal.

Aparat kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi yang dianggap mengetahui siapa pelaku penyerangan itu. Hal itu untuk memastikan kronologis kejadian dan pihak kepolisian sendiri mengaku sudah melakukan olah TKP. "Kita sudah memintai keterangan dari beberapa saksi dan kita juga sudah memeriksa ke TKP," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,