Jelang Olimpiade Rio de Janeiro Serukan Darurat Keuangan

Jelang Olimpiade Rio de Janeiro Serukan Darurat Keuangan

Stadion Estadio do Maracana du Kota Rio de Janeiro, Brasil (foto - AFP)

Rio de Janeiro - Kurang dari 50 hari berlangsungnya Olimpiade, Rio de Janeiro menyetakan darurat keuangan. Namun demikian, Presiden interim Michel Temer berjanji, untuk mengucurkan dana keuangan secara signifikan.
 
Seperti dilaporkana BBC, Gubernur interim Francisco Dornelles mengatakan "krisis ekonomi serius" mengancam keberlangsungan komitmen negara bagian tersebut, dalam rangka menyelenggarakan pesta besar Olimpiade.
 
Sebagian besar dana publik untuk berlangsungnya Olimpiade tersebut berasal dari pemerintahan Kota Rio de Janeiro. Namun negara bagian juga bertanggung jawab untuk turut menangani di sektor transportasi dan keamanan.
 
Dalam kaitan itu, Gubernur menuding kekurangan pemasukan dari sektor pajak merupakan sumber terjadinya krisis keuangan negara tersebut. Terutama dari sektor industri minyak, sedangkan Brasil juga tengah menghadapi resesi berat.
 
Meski demikian, penanganan bisa mempercepat cairnya dana darurat federal. Pembayaran untuk pegawai negara bagian Rio dan pensiunan memang sudah menunggak. Rumah sakit dan pos polisi pun terdampak cukup parah.
 
Dalam sebuah dekrit, Dornelles menyatakan negara bagian tersebut akan mengalami "kekacauan publik" yang bisa menyebabkan "kelumpuhan total". Utamanya di sektor layanan publik seperti keamanan, kesehatan dan pendidikan.
 
Untuk itu, ia meminta ada "langkah-langkah luar biasa" yang diambil sebelum Olimpiade berlangsung, yang bisa berdampak pada "semua layanan publik yang penting", meski tidak disertai secara terperinci lebih lanjut. Negara bagian sudah memproyeksikan defisit anggaran 5,5 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 73 triliun lebih untuk tahun ini.
 
Sementara itu, Walikota Rio, Eduardo Paes mengemukakan lewat Twitter, keputusan negara bagian tersebut "tidak akan menghambat penyelesaian sejumlah proyek Olimpiade, dan janji apa yang diberikan oleh Kota Rio". (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,